Virus Corona

Studi Habbatussauda: Tingkatkan Imun saat Isolasi Mandiri, Dianggap Berpotensi sebagai Obat Covid-19

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi habbatussauda. Manfaat habbatussada yang dikenal secara empirik kini mulai diteliti untuk Covid-19.

TRIBUNWOW.COM - Habbatussauda (Nigella sativa) atau biasa disebut juga jintan hitam telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, dan kini juga dikait-kaitkan dengan pemulihan pasien Covid-19.

Namun, beberapa studi memvalidasi anggapan tersebut, meski masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikannya secara klinis.

Dilansir dari Nurtritional Outlook, banyak aplikasi kesehatan dari habbatussauda ini telah dicatat dalam The Canon of Medicine Avicenna, yang diterbitkan pada 1025 M, serta dalam teks-teks kesehatan Ayurveda.

Baca juga: Cegah Keparahan Covid-19, Ini Daftar 6 Makanan Mengandung Vitamin B6 untuk Isolasi Mandiri

Baca juga: Waspada saat Isolasi Mandiri, Ini Kondisi Anak yang Rentan Alami Keparahan saat Terinfeksi Covid-19

David Foreman, RPh, presiden Herbal Pharmacist Media (Oceanside, CA) dan konsultan untuk pemasok bahan habbatussauda TriNutra (Harrison, NY), mengatakan minyak jintan hitam telah diteliti secara ekstensif untuk efeknya pada beberapa dimensi kesehatan.

“Minyak Habbatussauda memberikan manfaat beragam berkaitan dengan kesehatan dan fungsi kekebalan tubuh,” kata Foreman.

“Dengan berbagai senyawa nutrisi dan fitokimia, minyak biji hitam menjadi salah satu bahan yang lebih baik untuk menyeimbangkan dan mendukung fungsi kekebalan bawaan dan didapat."

"Penelitiannya cukup luas, terutama di bidang kesehatan jantung, peradangan, dan kesehatan metabolisme.”

Di tengah pandemi Covid-19, dia menyebut jika para peneliti semakin menyelidiki potensi manfaat kesehatan kekebalan tubuh jintan hitam.

Termasuk satu uji klinis acak terkontrol plasebo multisenter pracetak November 2020, yang belum ditinjau sejawat.

Studi itu menyelidiki apakah kombinasi madu dan jintan hitam dapat mengurangi keparahan gejala dan mempersingkat waktu pemulihan pada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Seusai Isolasi Mandiri Risiko Pasien Covid-19 Alami Penyakit Ginjal Meningkat? Simak Penjelasannya

Seiring dengan kemajuan uji klinis, beberapa peneliti bahkan melihat habbatussauda sebagai bahan sumber potensial untuk obat-obatan farmasi baru.

Termasuk potensinya sebagai obat Covid-19. 

Salah satu jalur kekebalan yang sangat efektif di mana biji hitam bekerja adalah respon inflamasi.

Morris Zelkha, CEO TriNutra, mengatakan minyak jintan hitam khususnya memiliki berbagai sifat imunomodulator atau pendongkrak respon imun.

“Minyak jintan hitam bekerja dengan menghambat produksi oksida nitrat yang berlebihan dan sintesisnya, membantu memediasi proses inflamasi,” kata Zelkha.

“Minyak jintan hitam juga menargetkan sel T untuk membantu meningkatkan respons kekebalan mereka.”

Satu penelitian hewan baru-baru ini3 meneliti efek ThymoQuin bermerek TriNutra.

Itu merupakan minyak biji hitam spektrum penuh yang diekstrak dengan standar 3 persen thymoquinone dan kurang dari 2 persen asam lemak bebas.

Efek tersebut dikombinasi dengan minyak omega-3 potensi tinggi pada peradangan dan stres oksidatif pada tikus gemuk.

Studi ini menemukan bahwa sementara diet tinggi lemak berkontribusi pada peningkatan sekresi adipositokin inflamasi, kombinasi thymoquinone dan omega-3 secara signifikan melemahkan efek ini.

Pemberian ThymoQuin juga dikaitkan dengan potensi induksi heme oxygenase-1 (HO-1), suatu enzim dengan sifat anti-inflamasi.

Zelkha juga mengatakan jika habbatussauda khususnya minyaknya telah diteliti selama puluhan tahun, dengan sebagian besar penelitian berfokus pada kesehatan kekebalan dan manfaat kesehatan metabolisme.

Dia mencatat bahwa efek minyak habbatussauda pada sistem kekebalan tidak dapat dipisahkan dari sifat kesehatan metabolismenya, karena perubahan metabolisme dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

“Minyak biji hitam, sebagai antioksidan, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan katalase dan glutathione,” catat Zelkha.

"Ini membantu menyeimbangkan proses inflamasi yang mengaktifkan dan merangsang sel-sel kekebalan vital."

TriNutra saat ini terlibat dalam penelitian untuk mengeksplorasi aplikasi kesehatan kekebalan ThymoQuin ketika bahan tersebut termasuk dalam campuran sinergis.

Zelkha mengatakan perusahaan memiliki data awal yang menjanjikan dari sebuah studi baru tentang campuran yang menggabungkan ThymoQuin dengan vitamin D.

Penghambatan sitokin hanyalah salah satu cara di mana habbatussauda meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Shaheen Majeed, presiden Sabinsa di seluruh dunia (East Windsor, NJ), mengatakan ekstrak biji hitam juga dapat menghambat spesies oksigen reaktif dan melindungi terhadap stres oksidatif.

Sabinsa merupakan perusahaan kesehatan yang memasok ekstrak biji hitam merek Nigellin.

“Peningkatan spesies oksigen reaktif biasanya dikaitkan dengan peningkatan produksi sitokin,” kata Majeed.

“Ekstrak habbatussauda membantu keseimbangan redoks dengan memulihkan kadar heme oxygenase-1 (HO-1). HO-1 adalah agen anti-inflamasi yang kuat."

"Dengan membalikkan penghambatan HO-1, sel-sel kekebalan seperti monosit dan makrofag akan dapat menjadi lebih baik berfungsi dalam peran mereka untuk kekebalan bawaan dan adaptif." (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya