TRIBUNWOW.COM - Pengacara Yosef (55), Rohman Hidayat kembali angkat bicara terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Hingga kini, kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu di Jalancagak pada 18 Agustus 2021 lalu, masih belum terungkap.
Yosef menjadi satu di antara saksi yang dicurigai Polisi dan keluarga korban terkait kasus tersebut.
Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Suruh Danu Masuk Rumah saat Polisi Belum Datang, untuk Apa?
Sebelumnya, Lilis sebagai kakak dari Tuti menaruh curiga karena Yosef sempat meminta keponakannya yang bernama Danu untuk masuk ke TKP sebelum polisi datang.
Terkait hal tersebut, Rohman Hidayat pun menjelaskan duduk perkaranya.
Diketahui, Yosef merupakan orang pertama yang mendapati rumahnya berantakan dan banyak ceceran darah.
Sebelumnya, Yosef yang mengaku tidur di tempat istri mudanya, dan pulang ke rumah Tuti pada pagi harinya.
"Pada saat masuk ke rumah, Pak Yosef kaget karena melihat posisi mobil sudah berbalik arah dan miring ke arah dan miring ke arah pintu depan rumah," ujar Rohman dikutip dari tvonenews, Senin (20/9/2021).
"Dari situ dia menyimpan jaketnya di kursi depan pintu masuk, kemudian dia masuk melihat kondisi rumah sudah berantakan," sambungnya.
Baca juga: Opini Sudutkan Yosef dalam Kasus Pembunuhan di Subang Jadi Pemicu Kecurigaan di Internal Keluarga
Baca juga: Ditinggal Tuti dan Amalia, Anak Yoris Jadi Sering Ajak Datangi Rumah Korban Pembunuhan di Subang
Yosef kemudian mengikuti ceceran darah yang ada di rumahnya.
Ia menduga telah terjadi semacam perampokan atau penculikan terhadap Tuti dan Amalia.
"Melihat genangan darah, dia lalu keluar memanggil Pak Ujang. Akhirnya Pak Ujang datang melihat ke rumah melalui pintu belakang, dan Pak Yosef melalui pintu depan," sambungnya.
Yosef lantas meminta Pak Ujang untuk lapor ke RT, sedangkan ia sendiri akan melapor ke polisi.
Dalam perjalanan ke polisi itu lah, Yosef yang melintasi rumah Danu meminta keponakannya itu untuk datang mengecek rumah korban.
"Pak Yosef belum mengetahui ada apa dengan istri dan anaknya, dia masih berpikir ada penculikan atau perampokan," kata Rohman.