Wiyadi mengaku kejadian tersebut merupakan kejadian pertama kali terjadi di Desa Ngreden.
Dikatakan, kejadian tersebut berlangsung selama 15 menit.
"Kejadian ini sempat viral, warga pada takut semua, saya tidak berani memegang air sungai waktu itu," ucap dia.
Kepala Desa Ngreden Sunarto mengaku sudah menerima laporan tersebut dari warga sehingga akan berkoordinasi dengan pimpinan lainnya.
"Air yang tercemar dapat mengganggu perkembangan tanaman padi dan mengperngaruhi kualitas padi nantinya," ujar dia. (*)
Baca berita Viral lainnya
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Temuan DLH Klaten Soal Sungai Jadi Merah di Wonosari : Sempat Ada Mobil Boks Mencurigakan di Lokasi