4. Prayogi alias Bejo (25), warga Jalan Bangun Sari No 81 Link II, Kecamatan Medan Johor
Dari fakta-fakta tersebut polisi pun langsung bertindak, karena sangat yakin kalau mereka adalah pelakunya.
Polisi pertama-tama menangkap dedengkotnya dulu yaitu Hendrik Tampubolon di Kabupaten Dairy.
Baca juga: Ros Tak Berkutik Saksikan Perampok Bersenjata Gasak Toko Emas di Medan, Pelaku Santai saat Diteriaki
Belakangan Hendrik tewas setelah dibawa untuk menunjukkan tempat terakhir berkumpul dengan pelaku lainnya.
"Satu pelaku perampokan Pasar Simpang Limun inisial H berhasil dilumpuhkan dan meninggal dunia karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas saat melakukan pra rekon untuk menunjukan arah pelarian dan titik kumpul terakhir pelaku yang lainnya," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (14/9/2021).
Sayangnya, Hadi tak menjelaskan lebih lanjut apakah penyidik ada mengamankan senjata api yang dipakai pelaku untuk merampok.
Hadi cuma bilang, setelah merenggut nyawa perampok, petugas membawa jenazahnya ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan.
Sementara itu, pemilik toko emas Masrul F bernama Ade Irawan mengaku kembali dipanggil polisi.
Dia dimintai keterangan sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari. "Iya bang. Aku lagi dimintai keterangan lagi ini," kata Ade Irawan.
Sumber bilang, saat ini jenazah Hendrik Tampubolon sudah berada di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.
Jenazahnya masuk kamar mayat sekira pukul 19.00 WIB. "Setelah maghrib kemarin masuk ke rumah sakit bang," kata sumber meyakinkan.
Untuk tiga tersangka lainnya, kata sumber, diamankan di sejumlah lokasi termasuk di Riau. "Tiga lainnya dilumpuhkan," kata sumber.
Namun, sumber tidak menjelaskan identitas ketiga tersangka lainnya. Sumber hanya tahu bahwa tiga lainnya dibikin cacat lantaran melawan saat diamankan.
Baca juga: Kronologi Perampokan Toko Emas di Medan, 4 Pelaku Jalan Santai saat Diteriaki, 1 Orang Tertembak
Peran Masing-masing Pelaku
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra mengatakan, petugas mengamankan salah seorang tersangka, Dian yang mempertemukan antara tersangka Paul, Bejo dan Farel kepada Hendrik.