Polisi masih kesulitan menemukan bukti kuat untuk menentukan pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak tersebut.
Dari 25 saksi yang telah diperiksa, kini telah mengerucut pada beberapa saksi yang diduga kuat dan dicurigai sebagai tersangka.
Beberapa saksi yang terus diperiksa di antaranya Yosef (55), suami sekaligus ayah korban yang telah diberiksa sampai sembilan kali di Polres Subang.
Terkait hal tersebut, pakar mikro ekspresi Poppy Amalya menyoroti ada hal yang janggal.
Poppy melihat bahwa Yosef beberapa kali tertangkap kamera menunjukkan ekspresi ketakutan.
Momen tersebut terekam saat Yosef menceritakan detik-detik ia mencari anak dan istri.
"Pada saat bilang takut, dia melihat ke bawah. 'Coba tolong dilihat' dia mengarahkan dengan mengekspresikan takut," ujar Poppy dikanal YouTube-nya dilansir TribunWow.com, Rabu (15/9/2021).
Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Ini Alasan Yosef Pilih Putus Komunikasi dengan Istri Muda
Yosef memang menunjukkan reaksi gelagapan saat memberikan kesaksian kepada awak media.
Lebih dari itu, Poppy yang melihat setiap detail ekspresi pria tersebut juga menilai demikian.
"'Udah gitu saya lapor ke kapolsek' ditanya lagi sama wartawan 'Jadi belum ditemukan?' Ia mengatakan dengan penekanan tubuh menandakan bahwa kalimat tersebut adalah benar dan ia ingin menekankan."
"'Saya belum menemukan' (kata Yosef), lalu matanya terpejam dengan erat dan memperlihatkan wajah takut," kata Poppy.
Tak hanya ekspresi takut, kata-kata yang keluar dari mulut Yosef juga tersendat hingga membuatnya mengulang kata agar jelas.
Adapun kata yang diulang adalah disangka dan prasangka.
Menurut Poppy hal tersebut berkaitan dengan emosi yang meluap sehingga ucapan yang dikeluarkan dapat tidak jelas atau terpotong.
"'Di mana anak saya karena disang-' sulit mengeluarkan suara, melihat ke bawah lagi, 'disang, prasangka' dia mengulangi kata itu, sampai memperbaiki kata itu," ujar Poppy.