Sehingga sulit untuk mengembangkan terapi untuk mencegah atau mengobatinya.
Sebagai bagian dari penelitian ini, Holtzman dan rekan, termasuk penulis pertama Kangyun Wu, PhD, seorang instruktur kedokteran, mempelajari tikus yang terinfeksi virus Sendai.
Sendai tidak menyebabkan penyakit serius pada manusia, tetapi secara alami menginfeksi hewan lain termasuk tikus dan menyebabkan infeksi pernapasan yang berkembang seperti infeksi pernapasan pada manusia.
"Paru-paru memiliki respons yang cukup stereotip terhadap cedera, termasuk cedera virus," kata Holtzman.
"Jenis virus tertentu, genetika inang, tingkat keparahan penyakit awal, semua hal ini memengaruhi hasil, tetapi itu hanya masalah derajat." (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya