Virus Corona

Selalu Mencium Bau Rokok seusai Isolasi Mandiri, Ini Gejala Long Covid yang Jadi Penyebabnya

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Larangan merokok. Pria di Amerika Serikat mengaku selalu mencium bau rokok setelah sembuh dari Covid-19.

Parosmia merupakan  distorsi pada indera penciuman juga bisa terjadi pada pasien Covid-19, dan biasanya terjadi setelah mereka mengalami anosmia atau kehilangan indera peciuman. 

Parosmia ditandai dengan mencium aroma berbeda dari seharusnya, seperti mencium bau ban terbakar atau bau busuk ketika menghirup aroma makanan. 

Dilansie dari Healthline, pada pasien Covid-19 gejala parosmia banyak dilaporkan dengan mencium bau berbeda-beda, seperti:

1. Limbah atau sampah

2. Daging atau telur busuk

3. Berasap atau terbakar

4. Bensin

5. Amonia atau cuka

6. Kaus kaki berjamur

Tetapi masih banyak kemungkinan bau lain juga bisa dirasakan pada pasien atau penyintas Covid-19.

Orang yang paling banyak mengalami parosmia adalah orang yang mengalami anosmia atau kehilangan indera penciuman ketika terinfeksi Covid-19. 

Bahkan parosmia banyak dikaitkan merupakan proses lanjutan dari anosmia.

Dalam banyak kasus, penderita parosmia juga mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa saat sakit Covid-19.

Usia dan jenis kelamin juga bisa menjadi faktor.

Satu studi yang melibatkan 268 orang dengan parosmia setelah Covid-19, menemukan bahwa 70,1 persen dari mereka berusia 30 atau lebih muda, dan 73,5 persen adalah perempuan.

Halaman
123