Terkini Internasional

Militer Korea Selatan Pantau Korea Utara Jelang Parade Militer Perayaan Hari Nasional

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Korea Utara.Militer Korea Selatan memantau Korea Utara atas indikasi persiapan parade militer skala besar.

TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan menyatakan militer sedang memantau Korea Utara di tengah tanda-tanda persiapan parade militer skala besar pada Selasa (7/9/2021).

Dilansir dari Yonhap News Agency, parade itu dilakukan untuk merayakan hari jadi nasional Korea Utara.

Sebelumnya, sekitar 10 ribu tentara diamati di Pyongyang dalam indikasi kemungkinan Korea Utara sedang mempersiapkan parade militer.

Parade militer Korea Utara saat perayaan Hari Jadi Nasional. (YouTube/Arirang News)

Baca juga: China Rencanakan Pertemuan dengan Korea Selatan, Bicarakan Hubungan Diplomatik dan Korea Utara

Baca juga: Korea Selatan Kembangkan Rudal Setara Nuklir, Perkuat Pertahanan Hadapi Korea Utara

Korea Utara akan merayakan peringatan hari jadi negara pada 9 September dan hari jadi partai yang berkuasa pada 10 Oktober.

"Di bawah koordinasi yang erat antara otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS), militer kami secara dekat mengikuti persiapan Korea Utara untuk acara berskala besar,” kata juru bicara JCS Kolonel Kim Jun Rak dalam konferensi pers rutin pada Selasa (7/9/2021).

“Seperti parade militer sehubungan dengan jadwal internal yang akan datang," tambahnya.

Tanda-tanda parade militer muncul setelah Korea Utara memperingatkan krisis keamanan yang serius sebagai protes atas hubungan Korea Selatan dan AS.

Seoul dan Washington sempat melakukan latihan militer gabungan pada Agustus lalu.

Korea Utara sempat mengadakan parade militer besar-besaran pada Oktober 2020 untuk menandai ulang tahun pendirian partai ke-75.

Dilakukan peluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) serta rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) dan aset militer canggih lainnya.

Sementara itu, Korea Selatan sempat menyatakan akan melanjutkan upaya penggunakan peringatan hari besar antar-Korea sebagai peluang untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara.

Baca juga: Pesawat Militer dengan Pengungsi dari Afghanistan Tiba di Korea Selatan di Tengah Amandemen UU

Baca juga: Residivis di Korea Kembali Beraksi Lakukan Kejahatan Seksual, Peraturan Pemerintah Tuai Kritik

Hal itu disampaikan oleh kementerian unifikasi pada Senin (6/9/2021).

Korea Selatan akan merayakan ulang tahun ke-30 keanggotaannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama dengan Korea Utara pada 17 september.

Keduanya juga akan menandai ulang tahun ketiga deklarasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pyongyang 2018 pada 19 September.

Saat itu, Presiden Moon Jae In dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un berbagi pandangan bahwa semenanjung harus diubah menjadi kawasan bebas senjata nuklir.

“Untuk mendorong proses perdamaian di Semenanjung Korea, pemulihan awal dialog dan kerja sama antar-Korea adalah penting di atas segalanya,” ungkap juru bicara kementerian, Lee Jong Joo dalam konferensi pers reguler pada Senin (6/9/2021).

"Kami akan melanjutkan upaya untuk memulihkan hubungan antar-Korea melalui berbagai peluang meskipun situasinya sulit," tambahnya.

Lee juga mengungkapkan bahwa kementerian akan melakukan segala upaya untuk membuat peringatan itu  lebih bermakna. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita terkait Korea lainnya