TRIBUNWOW.COM - Tanaman herbal pegagan atau bernama latin Centella asiatica, dinilai memiliki potensi untuk obat Covid-19.
Hal itu juga disebutkan dalam penelitian tentang tanaman pegagan yang dilakukan mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Senyawa yang dinilai bermanfaat adalah flavonoid dan terpenoid yang dikatakan bisa menjadi penghambat SARS-CoV-2 secara in silico.
Baca juga: Keluhan Berkepanjangan setelah Isolasi Mandiri, Kenali 14 Gejala Long Covid yang Sering Terjadi
Baca juga: Kenali Hal yang Bisa Tingkatkan Potensi Terjadinya Kabut Otak saat Isolasi Mandiri Covid-19
"Kami menguji kandungan flavonoid dan terpenoid pada tanaman pegagan menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan uji tabung," kata salah satu peneliti Anisa Diana Nastiti seperti dikutip dari laman Kompas.com, Jumat (3/9/2021).
Selain itu, tanaman herbal tersebut juga diketahui memiliki sifat bioaktivitas antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan yang berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh.
Dalam situs Healthline, tanaman herbal tersebut bahkan disebut sebagai ramuan panjang umur dan juga dipakai sebagai ramuan obat tradisional Tiongkok.
Para praktisi herbal dan obat tradisional juga mengklaim jika tanaman pegagan memiliki efek untuk meningkatkan kekuatan otak, menyembuhkan masalah kulit, dan meningkatkan kesehatan hati dan ginjal.
Terkait klaim tersebut, beberapa memang bisa dibuktikan dengan penelitian.
Berikut beberapa manfaat tanaman pegagan bagi kesehatan:
1. Membantu meningkatkan fungsi kognitif
Baca juga: Tidak Repot, WHO Beri Tips Makan Sehat untuk Pasien Covid-19 selama Isolasi Mandiri
Sebuah studi tahun 2016 membandingkan efek ekstrak pegagan dan asam folat dalam meningkatkan fungsi kognitif setelah stroke.
Studi kecil ini menilai dampak pada tiga kelompok peserta, satu mengambil 1.000 mg pegagan per hari, satu mengambil 750 mg pegagan per hari, dan satu mengambil 3 mg asam folat per hari.
Hasilnya, pegagan dan asam folat sama-sama bermanfaat dalam meningkatkan kognisi secara keseluruhan, pegagan lebih efektif dalam meningkatkan domain memori.
2. Membantu mengurangi kecemasan dan stres
Studi yang meneliti tanaman pegagan pada 2016 juga menemukan bahwa pegagan memiliki efek anti-kecemasan pada tikus jantan yang kurang tidur selama 72 jam.