Terkini Nasional

Relawan JoMan Sebut Rakyat Ingin Jabatan Jokowi Diperpanjang 2-3 Tahun: Ada Harapan, Ekspektasi

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan penurunan harga PCR dan percepatan hasil tes 1x24 jam, Minggu (15/8/2021). Terbaru, relawan JoMan ingin masa jabatan Jokowi diperpanjang 2-3 tahun.

TRIBUNWOW.COM - Tegaskan menolak wacana presiden 3 periode, Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer mengakui mendukung apabila masa jabatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang dua hingga tiga tahun lagi.

Menurut Immanuel, keinginan masa perpanjangan jabatan itu merupakan kehendak rakyat.

Immanuel menyebut Jokowi perlu diberikan kesempatan perpanjangan masa jabatan supaya bisa merampungkan proyek-proyek yang tertunda selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Sempat Ogah Jokowi 3 Periode, Relawan JoMan Ingin Jabatan Presiden Diperpanjang: Beri Kesempatan

Baca juga: Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Margarito Kamis: Terlalu Kerdil Pikirkan Jokowi dan Prabowo Doang

Hal tersebut disampaikan oleh Immanuel dalam acara Kompas Petang, Kamis (2/9/2021).

Pria yang akrab disapa Noel itu menyebut, persoalan perpanjangan durasi jabatan presiden sepenuhnya merupakan kuasa MPR.

"Karena Beliau (Jokowi) juga tidak mau pernyataan ini sampai dari mulut Istana karena Beliau kan sosok yang tidak haus kekuasaan," tegas Noel.

"Beliau juga tidak mau membuat kegaduhan yang tidak bisa diatasi."

Noel mengiyakan jika Jokowi sendiri memang tidak menginginkan jabatannya diperpanjang.

"Saya masih melihat ini adalah kehendak rakyat," kata Noel.

"Rakyat hari ini menginginkan Jokowi untuk bisa menambah durasi pemerintahannya 2-3 tahun ke depan."

"Bukan memang kehendak Jokowi," lanjutnya.

Menurut Noel, dalam periode kedua masa kepemimpinan Jokowi, Jokowi belum bisa bekerja secara maksimal karena harus menangani pandemi Covid-19.

"Ada beberapa PR-PR Jokowi yang berkaitan dengan infrastruktur yang akhirnya terhambat," kata Noel.

"Saya melihatnya ada semacam harapan, ekspektasi masyarakat terhadap Jokowi akan menyelesaikan PR-PR itu."

"Kita berharap mandat rakyat ini diterima lah sebagai bonus atau sebagai apresiasi terhadap Presiden Jokowi," pungkasnya.

Halaman
123