Terkini Daerah

Yosef dan Istri MudaTertekan hingga Diperiksa Ulang, Psikolog: Bisa Jadi Keterangan Simpang Siur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana Satreskrim Polres Subang tempat pemeriksaan klarifikasi lanjutan kepada sejumlah saksi, Selasa (31/8/2021).

TRIBUNWOW.COM - Psikolog Forensik Reza Indragiri buka suara soal pemeriksaan ulang terhadap Yosef (55) dan sang istri muda, M, di Polda Jawa Barat (Jabar).

Yosef merupakan suami Tuti (55), wanita yang ditemukan tewas mengenaskan bersama sang anak, Amalia Mustika Ratu (23) dan jasadnya tertumpuk di dalam mobil Alphard.

Dilansir TribunWow.com, pengacara M, Robert Marpaung menyebut kliennya sampai tertekan karena berkali-kali diperiksa polisi hingga dituduh sebagai pembunuh Tuti dan Amalia.

Situasi saat polisi melakukan olah TKP tambahan pada Senin (30/8/2021), di lokasi penemuan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat. (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Titik Terang Kasus Pembunuhan di Subang, Polisi Sudah Curigai Sejumlah Orang, Kenapa Belum Diungkap?

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Sosok Ini Kerap Bertamu Malam Hari ke Rumah Korban

Dalam kanal YouTube Kompas TV, Rabu (1/9/2021), Reza menyebut perasaan tersebut wajar dirasakan meski jika M bukanlah pembunuh ibu dan anak itu.

"Normatif biasa kita katakan 'Buat apa sih takut kalau kita benar?'," ujar Reza.

"Tapi ternyata realitasnya tidak sesederhana itu, singkatnya siapa sih yang suka dipanggil ke kantor polisi?"

"Tidak ada kan, jadi orang yang tidak bersalah sekali pun, tidak ada sangkut pautnya sekali pun, ketika menerima panggilan dalam rangka pemeriksaan itu rasa ketakutannya sudah bertambah sekian kali lipat."

"Dalam kondisi yang stres begitu, proses hukum jangan mengandalkan keterangan saksi," lanjutnya.

Selain itu, Reza menyinggung kemungkinan kesaksian Yosef dan M simpang siur hingga perlu diperiksa ulang.

Kesaksian simpang siur itu disebutnya juga bisa disebabkan karena tekanan yang dirasakan para saksi.

"Karena keterangan saksi bisa didistorsi, belok kanan belok kiri, dan gampang terfragmentasi," jelasnya.

"Seiring meningginya stres, seiring jangka waktu kejadian dan pemeriksaan semakin panjang, proses distorsi akan semakin parah."

"Ketika seseorang diperiksa ulang, di-BAP tambahan, boleh jadi karena ada kesan kesimpangsiuran keterangan dari yang diperiksa ini."

"Untuk memastikan dugaan itu bisa diuji kembali, maka yang bersangkutan dipanggil kembali," katanya.

Terkait olah TKP ulang yang dilakukan polisi, Reza pun menyinggung soal kesterilan lokasi kejadian.

Pasalnya, bisa jadi lokasi kejadian diakses banyak orang sebelum kejadian.

"Bahkan DNA pun bisa berserak di mana saja, kalau sidik jari sudah barang lama."

"Yang saya tanyakan itu lokasi steril enggak?," tandasnya.

Baca juga: Usut Pembunuh Ibu-Anak di Subang, Polisi Tidak Bergantung ke Pengakuan: Tak Bisa Begitu Saja Menuduh

Baca juga: Ibu dan Anak di Subang Dibunuh Orang Terdekat, Yosef Ungkit Saksi D yang Berstatus Saudara Korban

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-10.09:

Yosef Curigai Sosok Ini

Suami Tuti, Yosef, mengaku mencurigai anggota keluarga istri tuanya sebagai pembunuh sadis yang menghabisi nyawa ibu dan anak itu.

Hal itu diungkap kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, Tuti dan Amalia ditemukan tewas bersimbah darah dan ditumpuk di bagasi mobil Toyota Alphard, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Sosok Ini Kerap Bertamu Malam Hari ke Rumah Korban

Baca juga: Usut Pembunuh Ibu-Anak di Subang, Polisi Tidak Bergantung ke Pengakuan: Tak Bisa Begitu Saja Menuduh

Sejumlah saksi pun telah diperiksa polisi, termasuk keluarga Tuti, Yosef dan istri mudanya.

Menurut Rohman, Yosef menyebut ada pihak lain yang memiliki akses masuk ke rumah korban yang berada di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Subang.

Orang tersebut masih memiliki hubungan keluarga dan kini menjadi saksi kasus pembunuhan tersebut.

Disebutnya, orang yang dicurigai Yosef itu juga kerap bertamu ke rumah Tuti saat malam hari.

"Pak Yosef kepada saya berbicara bahwa salah satu dari keluarga korban itu yang memiliki akses datang ke rumah selain kedua korban, yakni anak tertuanya Yoris dan pak Yosef sendiri," ujar Rohman, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (1/9/2021).

"Saksi lainnya itu sering datang ke rumah malam-malam, saya kurang tahu jelas memang sudah biasa aja bahwa dia sering datang ke rumah, itu menurut keterangan Yosef, ya."

Namun, Rohman enggan bicara lebih banyak soal sosok orang tersebut.

Ia memercayakan kasus ini pada pihak kepolisian.

"Pihak kepolisian sampai saat ini masih bekerja keras pagi siang malam, kita tunggu saja hasilnya seperti apa. Saya doakan supaya cepat terungkap," ujarnya.

Dengan adanya titik terang ini, Rohman berharap kliennya tak terus disalahkan dan dituduh sebagai pembunuh Tuti dan Amalia. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Sebagian artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Titik Terang Kasus Amalia Subang, Sudah Curigai Mr X, Kuasa Hukum: Kerja Keras Polisi Siang Malam