TRIBUNWOW.COM - Sosok YouTuber Muhammad Kece alias M Kece belakangan hari ini terus disorot gara-gara kasus penistaan agama.
Ditangkap di Bali, pada Rabu (25/8/2021), M Kece ternyata memiliki masa lalu yang biasa.
Pria yang sejak kecil dikenal pintar itu sempat menjalani hidup nomaden karena kerap membuat masalah.
Baca juga: Sama-sama Menistakan Agama, Ustaz Yahya Waloni dan M Kece Punya Sikap Berbeda saat Digiring Polisi
Baca juga: Disebut Waras, Muhammad Kece Ogah Minta Maaf meski Jadi Tersangka Penistaan Agama, Ini Kata Polisi
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, informasi itu disampaikan oleh Asep selaku Kepala Desa Limusgede, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Menurut keterangan Asep, M Kece sudah pergi dari desa asalnya sejak tahun 2005.
"Karena kelakuannya yang kata dia (M Kece) menyebarkan Islam murni akhirnya masyarakat merasa diresahkan. Dia juga merasa malu, terus dia berangkat ke Kota Banjar pada tahun 2005," ujar Asep saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Sabtu (28/8/2021) sore.
Asep melanjutkan, dirinya menyebut M Kece tidak menetap di satu tempat saja namun selalu berpindah-pindah.
Yang bersangkutan juga mengaku-ngaku pernah menekuni sejumlah profesi mulai dari wartawan hingga pengacara.
Asep bercerita, dirinya pernah tak sengaja bertemu dengan M Kece lalu dipesankan oleh M Kece untuk menghubunginya jika memiliki masalah.
Terakhir diketahui M Kece mengaku sebagai ahli agama.
Asep melanjutkan, dirinya sudah mengenal M Kece sejak mereka berdua masih bocah.
"Satu angkatan di SD, malahan hingga sekolah SMP," ucapnya.
Berbeda dengan saat dewasa, M Kece kecil justru dikenal pintar dan pernah menjalani pendidikan di pesantren.
"Ya, memang perilaku dia sudah seperti itu dari dahulu juga, seakan-akan ada kekurangan pada perilakunya," ungkap Asep.
Pernah Me-murtadkan Warga Muslim