"Menarik tuh, berati kalau enggak kelihatan alat vitalnya enggak bisa bang?," tanya Melaney Ricardo.
Hotman Paris rupanya berkaca pada undang-undang pornografi yang tidak selaras dengan kasus Dinar Candy.
Pengacara berusia 61 tahun itu membandingkan kasus Dinar Candy dengan kebiasaan orang-orang di Pulau Dewata Bali yang juga memakai bikini di pinggir jalan.
"Karena di undang-undang pornografi devinisinya harus ketelanjangan, dan kelihatan alat kelamin yang menimbulkan hawa nafsu," kata Hotman Paris.
"Jadi saya waktu itu bertanya-tanya terus di mana ketelanjangannya, memang tidak sopan bukan berarti pidana," imbuhnya.
"Di Bali banyak orang pakai bikini lewat di jalan raya Canggu," tandasnya.
"Katanya beda di Jakarta," balas Dinar Candy.
Hotman Paris memberikan contoh artis Denise Chariesta sengaja melakukan hal tidak sopan di depan mertuanya.
Oleh karena itu, Hotman Paris menilai kasus Dinar Candy tidak termasuk pidana.
"Memang beda, tetap tidak sopan, tidak sesuai tata krama, tapi tidak semua perbuatan melanggar kesopanan itu pidana," ujar Hotman Paris.
"Contoh Denise duduk sembarang pahanya kelihatan mertua, atau meludah di depan mertua, itu tidak sopan tapi bukan tidak pidana," tambahnya.
Lihat videonya dari menit ke 02.00:
Baca juga: Kemarahan Hotman Paris pada Kopi Kenangan Ternyata Settingan, Pihak Ritel: Kita Berkolaborasi
Hotman Paris Diserbu Netizen karena Kasus Dinar Candy Pakai Bikini
Disc Jockey (DJ) Dinar Candy membuat gempar dunia maya karena kelakuannya.
Pasalnya, Dinar Candy hanya memakai pakaian dalam di pinggir jalan raya di kawasan Jakarta.