"Tapi terhibur, perjalanan dari pabrik ke rumahnya menjadi perjalanan psikologis," katanya.
"Manusia modern itu stres karena dari rumah ke tempat kerja perjalanannya fisik aja enggak ada hiburan di kiri kanan."
Sudjiwo melanjutkan, meski mural sudah dihapus, ingatan masyarakat soal kritik terhadap Jokowi tak akan hilang.
"Mural itu seperti kerinduan yang enggak bisa dihapus."
"Mural bisa dihapus, tapi 'Tuhan aku lapar' semakin nempel di orang," tukasnya. (TribunWow.com/Anung/Tami)
Artikel ini diolah dari TribunJakarta.com dengan judul Jokowi Minta Polisi Tidak Terlalu Responsif Terhadap Mural Kritik dan TribunnewsBogor.com dengan judul Tanggapi Polemik Mural Jokowi, Moeldoko Minta Agar Tak Sembarangan Berikan Kritik