TRIBUNWOW.COM - Di saat banyak masyarakat membutuhkan tabung oksigen untuk mempertahankan hidupnya, di Surabaya, Jawa Timur, justru ada orang yang sengaja memalsukan tabung oksigen.
Sosok pelaku pemalsuan tabung oksigen itu adalah pengusaha berinisial NW (52).
Akibat ulahnya, pasien yang memakai tabung oksigen palsu itu justru sakitnya semakin bertambah.
Baca juga: Selain Teknik Proning, Ini 3 Cara Lain untuk Tingkatkan Saturasi Oksigen saat Isoman Covid-19
Pria yang kini berstatus tersangka itu memalsukan oksigen medis dengan tabung alat pemadam api ringan (APAR).
Pelaku asal Sukomanunggal, Kota Surabaya ini ditangkap tim Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim setelah terbukti memanipulasi tabung APAR menjadi tabung oksigen medis dan menjualnya ke masyarakat.
Petugas menyita sedikitnya 800 tabung di sebuah gudang penyimpanan yang dioperasikan oleh si pelaku, sebagai barang bukti.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, ratusan tabung oksigen palsu tersebut ditemukan di sebuah gudang tempat pelaku menjalankan bisnisnya, bernama CV SAK, yang berlokasi di Sukomanunggal, Surabaya.
Berdasarkan informasi hasil pemeriksaan tersangka.
Perusahaan tersebut merupakan tempat memproduksi tabung APAR yang telah berizin sejak tahun 2001.
Siapa sebenarnya NW?
Berikut sosoknya:
1. Pimpinan perusahaan
Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, pelaku merupakan pimpinan di sebuah perusahaan berinisial CV SAK yang berlokasi di kawasan Sukomanunggal, Surabaya.
Perusahaan tersebut merupakan penyedia jasa isi ulang cairan tabung APAR yang dijual bebas di pasaran, yang sudah berdiri sekaligus mengantongi izin sejak tahun 2001 silam.
"Pengusaha pengisian APAR di CV SAK, banyak ditemukan tabung APAR," ujarnya pada TribunJatim.com di Mapolda Jatim, Rabu (18/8/2021).