TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial seorang netizen mengeluhkan menjadi korban kasus diserempet pemotor, di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.
Korban yang mengendarai mobil mengeluhkan didatangi oleh banyak anggota keluarga pelaku yang enggan bertanggung jawab.
Menanggapi kasus ini, pihak kepolisian telah memberikan saran kepada warganet yang bersangkutan.
Baca juga: Viral Mobil Goyang di Sumenep, si Wanita Panik Sembunyikan Dalaman Pakai Kaki saat Digerebek
Baca juga: Disewa 3 Pria, PSK Dibunuh seusai Ledek Bagian Sensitif Pelanggannya: Dia Bilang Udahan Lah
Dikutip TribunWow.com dari TribunSolo.com, saran tersebut diberikan oleh Kapolsek Jebres Solo, Kompol Suharmono.
"Melihat informasi itu, kami sarankan untuk lakukan pelaporan ke Satlantas Polresta Solo untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," ungkap Kompol Suharmono, Senin (16/8/2021).
Kompol Suharmono menjelaskan, melapor ke polisi lebih baik dibandingkan mengeluh di media sosial (medsos).
"Pada dasarnya, lebih baik dilakukan penyelesaian dengan perantara pihak Kepolisian, daripada melakukan aksi curhat di media sosial," ujarnya.
"Langsung datang, dengan membawa bukti dan berkas-berkas surat kendaraannya, nanti akan diarahkan dari pihak Satlantas," tambahnya.
Justru Dibully Warganet Lain
Keluhan seorang netizen tersebut diunggah lewat akun Instagram @energisolo, Minggu (15/8/2021).
Dalam unggahannya itu, sang netizen curhat dirinya diserempet oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Alih-alih pelaku meminta maaf, pelaku justru memanggil anggota keluarganya datang ke TKP.
Baca juga: Pura-pura Mati, Pria Ini Selamat saat Ditembak Lagi oleh Selingkuhan Istrinya
Namun di dalam curhatan tersebut, sang netizen menggunakan sebutan 'kere' untuk mendeskripsikan pelaku.
Bukannya mendapatkan simpati, penggunaan kalimat itu justru menuai hujatan dari netizen lainnya.
Berikut curhatan lengkap korban diserempet motor: