"Tapi dari hasil visum kita memang (korban) meninggal karena mati lemas.
"Dia pakai tangan, makanya tidak terlalu dalam. Dia gali pakai tangan, kemudian ditutup, ternyata masih terlihat tangan korban," terang Yusri.
Baca juga: Disukai Rekan Kerjanya, Terapis Bekam di Bekasi Dibunuh seusai Jelaskan Sudah Punya Pacar
Mulut Korban Sempat Disumpal
RSJ diduga menjadi korban pembunuhan setelah pamit pergi membekam dua hari sebelumnya.
Kepastian tersebut didapat setelah hasil autopsi sementara yang dilakukan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati sudah keluar.
Kanit Reskrim Polsek Jatisampurna. Iptu Valerij Lekahena mengatakan, korban mendapatkan luka di bagian kepala dan wajah.
RSJ juga mengalami luka akibat dibekam dengan cara mulut disumpal.
"Hasil autopsi sementara itu menunjukkan korban dibekap, mulutnya itu disumpal," kata Valerij dikutip dari TribunJakarta, Rabu (11/8/2021).
Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan seksual pada jasad korban.
Selain itu, korban juga tidak sedang dalam kondisi hamil seperti dugaan sebelumnya.
"Diduga mati lemas, tidak ditemukan cairan mani, jadi tidak ada pemerkosaan, juga tidak disebutkan korban dalam keadaan hamil," tegasnya.
Baca juga: Tinggal Serumah, Ibu di Kediri Ngaku Tak Dengar saat Anaknya Bunuh Istri, Warga Ungkap Kejanggalan
Sempat Pamit dan Cium Tangan sang Ayah
pihak keluarga berharap pelaku pembunuhan RSJ cepat tertangkap.
Pihak keluarga melalui ayah korban, Sumaryanto berharap segera ada titik terang atas kasus ini.
"Iya saya sangat senang sekali aparat kita bertindak cepat. Mudah-mudahan segera terungkap dan saya akan senang sekali jika terungkap," kata Sumaryanto kepada awak media, Minggu (8/8/2021).