Terkini Nasional

Bukan Tunggu 2024, Rocky Gerung Duga Tujuan Baliho Elite Politik: Enggak Hormati Presiden Lagi

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengamat politik Rocky Gerung membahas maraknya beredar baliho-baliho elit politik, Sabtu (7/8/2021).

"Mana Mbak Puan tahan 2024."

"Airlangga juga begitu," lanjutnya.

Menurut Rocky, adanya baliho itu tanda bahwa orang-orang di lingkar dalam presiden sudah tidak lagi menghormati sang RI 1.

"Jadi kita justru mesti anggap baliho itu adalah tanda elitenya minta pemilu dipercepat atau baliho itu tanda bahwa inner struggle itu sudah terjadi," ujar Rocky.

"Jadi dia pasang baliho, memang enggak hormati presiden lagi."

Rocky menyampaikan saat ini selain mahasiswa yang tidak hormat kepada presiden, orang dalam pemerintahan juga mulai bersikap sama.

"Juga inner circle-nya tidak lagi menghormati presiden," pungkasnya.

Baca juga: Unggah Foto Baliho Ini, Postingan Najwa Shihab Ramai Dipuji Lebih Baik dibanding Baliho Politisi

Simak videonya mulai menit ke-7.00:

Tak Peka Rakyat sedang Susah dan Buang-buang Uang

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin menilai para elite politik tersebut berharap agar masyarakat familiar sebelum pergelaran Pilpres 2024 tiba.

Namun Ujang menilai pemasangan baliho oleh para elite politik justru dapat menjadi bumerang karena dipasang di tengah pandemi.

"Pemasangannya tak pas waktunya, tak tepat timingnya karena masyarakat sedang susah karena Covid-19," ujar Ujang, Jumat (6/8/2021).

"Maka pemasangan baliho itu hanya akan mendapat nyinyiran publik, hanya akan mendapat olok-olok rakyat. Karena dianggap tak sensitif atas penderitaan rakyat," jelasnya.

Ujang mengatakan, lebih baik uang yang digunakan baliho dipakai untuk kebutuhan masyarakat yang kini kesulitan.

"Seharusnya sosialisasi baliho tersebut di rem dulu, di stop dulu. Rakyat sedang sulit, banyak yang nggak bisa makan dan rakyat juga tak butuh baliho."

Halaman
123