Terkini Daerah

Pria di Semarang Cekik 2 PSK seusai Berhubungan, Polisi: Dia Terbiasa Lihat Nyawa Dihilangkan

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat konferensi pers kasus pembunuhan dengan pelaku GD (17) warga Tuksari,Kledung, Temanggung, menjadi tersangka kasus pembunuhan di kos mewah Jalan Jogja nomor 26, Kota Semarang, Jumat (6/8/2021).

Sebelumnya diberitakan, korban RKD diduga sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan oleh penjaga indekos.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga merupakan wanita panggilan atau pekerja seks komersial (PSK).

Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, dugaan itu muncul karena korban sering menerima tamu pria yang berbeda-beda masuk ke kamar.

"Infonya seperti itu (gadis panggilan, red), karena saya juga baru di sini jadi belum tahu semua," ujar pekerja kos yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Viral Wanita Ngaku Dirampok Rp 100 Juta, Korban Tak Langsung Lapor karena Ogah Repot

Keterangan serupa turut diberikan oleh penghuni kos bernama Salsa.

Salsa mengaku ia tidak mengenal dekat korban karena jarang berinteraksi.

Namun Salsa tak menampik kerap melihat pria yang berbeda-beda datang masuk ke kamar korban.

"Saya ga kenal ya siapa mereka hanya pernah beberapa kali pas melihat saja," ungkapnya.

Sebelum korban tewas, Salsa mengaku tak mendengar suara gaduh dari kamar korban.

"Semisal ada suara dering handphone aja pasti kita dengar," ucapnya.

Salsa menambahkan, sebelum jasad korban ditemukan ia mencium bau tak sedap.

"Saya enggak nyangka sumber bau dari kamar sebelah," kata dia.

"Saya cuma kasih wipol saja di kamar mandi khawatir ada apa gitu," paparnya.

RKD ditemukan tewas dalam posisi telentang di atas kasur masih memakai pakaian lengkap.

Triono selaku penjaga kos tersebut adalah saksi pertama yang menemukan jasad korban. (TribunWow.com/Anung)

Halaman
123