Ia menyebu aksi berbahaya Bonbon hanya bentuk protes kepada pemerintah yang memperpanjang PPKM level 4.
"Bonbon melakukan aksi ini bukan karena bunuh diri. Ia hanya mencoba mengomunikasikan ke pusat bahwa ini loh rakyat lagi terkapar."
"Kami semua sangat menghargai perjuangan Kang Bonbon. Namun kami tidak membenarkan sikap yang dilakukan secara pribadi seperti kejadian kemarin."
Baca juga: Ketua AKAR Jabar Melukai Diri di Balai Kota Bandung, Frustasi PPKM Buat Nyaris Semua Usahanya Tutup
Baca juga: Bukan Mengakhiri Hidup, Aksi Ketua AKAR Jabar Lukai Leher dan Perutnya Disebut Protes ke Pemerintah
Meski sempat mengira aksi Bonbon hanya sandiwara, Arif mengaku lega kini kondisi rekannya itu sudah mulai stabil.
Ia pun memastikan Bonbon tidak dalam kondisi depresi.
"Dia hanya ingin tujuan yang diperjuangkan awal bisa tercapai," jelasnya.
Saat dirawat di rumah sakit, kata Arif, Bonbon bahkan sempat ditanya psikiater apakah mendengar bisikan gaib.
"Kang Bonbon sehat, hanya berjuang untuk UKM dan restoran supaya bisa beroperasi dengan damai."
Hingga kini polisi masih mendalami motif pasti Bonbon melukai diri sendiri.
Reaksi dan Keterangan Istri
Istri GB, Eva Rahmawati mengaku kaget ketika tahu suaminya melakukan mengakhiri hidupnya sendiri aksi melukai diri.
Ia justru tidak tahu dan tidak menyangka suaminya akan bertindak senekat itu,
"Enggak, saya tidak tahu banget. Di luar dugaan," ujar Eva saat dihubungi, Kamis (5/8/2021).
Kendati demikian, Eva mengakui Bonbon nekat melakukan aksi tersebut karena merasa beban yang ditanggungnya sebagai ketua harian AKAR terbilang berat.
Selain itu, sejumlah usaha yang dikelola oleh Bonbn kini harus terkena imbas dari PPKM.
Baca juga: Penyesalan Dinar Candy Sengaja Pakai Bikini karena Protes PPKM, Hanya Ingin Sampaikan Kritik