Di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar lahan sawit blok 4 ZZAB, pelaku langsung menghabisi korban Sugiyono dan AF.
Selanjutnya, RN mengambil motor korban dan berangkat menghampiri Turyati.
Ia lalu menipu Turyati bahwa AF sedang menangis dan minta untuk dijemput.
"Kemudian RN membawa Turyati berkeliling terlebih dahulu dan membawa ke blok 4 ZZAB dan menghabisi nyawa Turyati dengan parangnya," ujar AKP Hoerrudin.
Baca juga: Viral Wanita Ngaku Dirampok Rp 100 Juta, Korban Tak Langsung Lapor karena Ogah Repot
Jasad Ditemukan di Hari yang Berbeda
Dikutip dari Kompas.com, jasad korban ditemukan oleh warga dalam rentang waktu dua hari berturut-turut.
Kepala Kepolisian Resor Sintang AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kepala Subbagian Humas Iptu Hariyanto mengatakan, jasad para korban ditemukan dalam kondisi penuh luka sabetan senjata tajam.
Dia menyampaikan, jenazah yang pertama kali ditemukan adalah Turyati. Warga menemukannya pada Rabu (4/8/2021).
“Terdapat luka akibat benda tajam di bagian kepala, leher dan tangan,” ujarnya, Kamis (5/8/2021).
Pada Kamis pagi, warga kembali menemukan mayat. Kali ini adalah jasad Sugiyono dan AF.
Lokasi jasad korban pertama dan korban kedua serta ketiga ditemukan dalam lokasi yang berbeda namun jaraknya tidak terpaut jauh. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari TribunPontianak.co.id dengan judul TERUNGKAP Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Solam Raya Sintang dan Kompas.com dengan judul "3 Mayat Ditemukan di Kebun Sawit dalam 2 Hari, Korban Merupakan Satu Keluarga"