"Bonbon melakukan aksi ini bukan karena bunuh diri. Ia hanya mencoba mengomunikasikan ke pusat bahwa ini loh rakyat lagi terkapar," ujarnya.
Arif menyadari bahwa yang diperjuangkan Bonbon benar.
Namun, pihaknya sama sekali tidak membenarkan cara yang dilakukan korban.
"Kami semua sangat menghargai perjuangan Kang Bonbon. Namun kami tidak membenarkan sikap yang dilakukan secara pribadi seperti kejadian kemarin," katanya.
Saat mendengar kabar Bonbon melukai dirinya di depan balai kota, kata Arif, ia sempat menyangka bahwa rekannya sedang bersandiwara.
"Saya pikir sandiwara, ternyata lukanya cukup serius, ada sayatan di leher tiga dan di perut kanan," ujarnya.
"Dia hanya ingin tujuan yang diperjuangkan awal bisa tercapai," ucapnya.
Hingga saat ini, Bonbon masih dirawat di rumah sakit karena luka yang dideritanya.
Namun, kondisinya berangsur-angsur membaik.
Reaksi dan Keterangan Istri
Istri Gan Bonddilie, Eva Rahmawati mengaku kaget ketika tahu suaminya melakukan mengakhiri hidupnya sendiri aksi melukai diri.
Ia justru tidak tahu dan tidak menyangka suaminya akan bertindak senekat itu,
"Enggak, saya tidak tahu banget. Di luar dugaan," ujar Eva saat dihubungi, Kamis (5/8/2021).
Kendati demikian, Eva mengakusi Bonbon nekat melakukan aksi tersebut karena merasa beban yang ditanggungnya sebagai ketua harian AKAR terbilang berat.
Selain itu, sejumlah usaha yang dikelola oleh Bonbn kini harus terkena imbas dari PPKM.