Virus Corona

Bisa Muncul saat Isolasi Mandiri, Kenali Gejala Ruam Kulit pada Covid-19 dan Cara Meredakannya

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Virus Corona. Satu di antara gejala yang jarang terjadi tetapi bisa dialami pasien Covid-19 salah satunya adalah ruam di kulit, begini cara mengatasinya.

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 umumnya akan mengalami gejala demam, batuk kering, kelelahan, dan nyeri sendi. 

Satu di antara gejala yang jarang terjadi tetapi bisa dialami pasien Covid-19 salah satunya adalah ruam di kulit.

Gejala pasien Covid-19 juga bisa datang bertahap, ruam di kulit bisa datang ketika pasien sedang menjalankan isolasi mandiri. 

Melansir Healthline, kapan tepatnya pasien Covid-19 bisa mengalami ruang dapat bervariasi?

Dalam beberapa kasus, muncul pada awal gejala Covid-19, sementara pada kasus lain, itu mungkin terjadi beberapa hari setelah gejala lain berkembang.

Baca juga: Obat Alami Bantu Atasi Anosmia pada Pasien Covid-19, Coba saat Isolasi Mandiri agar Cepat Sembuh

Gejala ini juga bisa menyerang siapa saja baik yang bergejala ringan atau berat, anak-anak atau orang dewasa. 

Sebuah meta-analisis 2020 terhadap 2.261 orang dengan Covid-19 memperkirakan bahwa prevalensi gejala kulit sekitar 1 persen.

Namun, menurut tinjauan tahun 2021 hingga bulan Juni, kejadian pasti ruam pada Covid-19 masih belum diketahui. 

Beberapa gejala umum yang terkait dengan banyak ruam Covid-19 meliputi:

1. Perubahan warna kulit: Ruam biasanya berubah warna dibandingkan dengan area kulit lainnya.

Pada kulit terang, ruam mungkin terlihat merah, merah muda, atau ungu.

Pada kulit gelap, mungkin tampak ungu, abu-abu pucat, atau cokelat tua.

2. Pembengkakan: Area yang terkena mungkin tampak bengkak atau bengkak dibandingkan dengan kulit di sekitarnya.

3. Gatal: Banyak, tetapi tidak semua, jenis ruam Covid-19 mungkin terasa gatal.

Menurut informasi dari American Academy of Dermatology, ruam akibatCovid-19 bisa bertahan 2 hingga 12 hari.

Rata-rata atau kebanyakan orang mengalami ruam selama 8 hari.

Namun, ruam yang mengenai jari kaki dapat berlangsung 10 hingga 14 hari.

Baca juga: Bisa Jadi Suplemen saat Isolasi Mandiri, Ini Manfaat Daun Sambiloto bagi Pasien Covid-19

Baca juga: Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Inovasi untuk Tingkatkan Imun

Selain itu, jenis ruam pada pasien Covid-19 juga bisa berbeda-beda, seperti:

1. Biduran

Ruam Covid-19 dapat muncul sebagai bercak gatal atau bentol yang menyerupai gatal-gatal.

Ini paling sering mempengaruhi anggota badan dan batang tubuh.

2. Ruam Makulopapular

Ruam makulopapular berbentuk bintik-bintik kemerahan gatal yang mungkin datar atau bisa menonjol.

Jenis ruam ini sering berdampak pada batang tubuh.

3. RuamVesikular

Jenis ruam Covid-19 ini dapat muncul dengan lepuh yang mungkin terlihat mirip dengan cacar air.

Ruam ini juga paling sering diamati pada batang tubuh dan mungkin gatal.

4. Livedo racemosa

Ruam ini mengakibatkan perubahan warna kulit yang membentuk pola seperti renda atau jaring ruam Covid-19 jenis ini biasanya menyerang kaki.

5. Petechiae atau purpura

Jenis ruam Covid-19 ini terdiri dari bintik-bintik gelap pada kaki hingga area bokong.

6. Covid Toes 

Ruam ini disebut sebagai “jari kaki Covid,” jenis ruam ini menyebabkan bercak yang berubah warna dan pembengkakan pada satu atau lebih jari kaki.

Daerah yang terkena mungkin menyakitkan, gatal, atau memiliki sensasi terbakar.

Ruam kaki tampaknya lebih umum pada orang dewasa muda.

Ilustrasi ruam kulit (Twitter: @pourteaux)

Penyebab

Hingga kini, para peneliti belum dapat memastikan alasan sebagian pasien Covid-19 mengalami ruam.

Mereka juga tidak tahu persis apa yang menyebabkan ruam itu terjadi.

Tetapi ada hal yang diduga dapat menyebabkan ruam seperti:

1. Infeksi langsung jaringan kulit oleh novel coronavirus

2. Aktivitas sistem kekebalan tubuh

3. Efek peningkatan pembekuan darah (hiperkoagulabilitas) yang terkadang dapat terjadi pada Covid-19

4. Sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C)

MIS-C adalah komplikasi Covid-19 yang berpotensi serius pada anak-anak dan menyebabkan berbagai organ dalam tubuh meradang.

Tetapi dokter dan ilmuwan juga belum memahami terkait apa yang menyebabkan MIS-C.

5. Reaksi alergi

Cara Menangani

Sebagian besar ruam yang terjadi karena Covid-19 akan hilang dalam waktu sekitar seminggu.

Tetapi ada cara yang bisa dilakukan untuk meredakan ruam dan membuat kulit lebih nyaman selama mengalami gejala tersebut.

1. Kompres dengan air dingin atau es batuke area yang terkena, hal ini dapat membantu meredakan pembengkakan atau gatal.

2. Mencoba mandi oatmeal, mandi oatmeal berpotensi bekerja untuk meredakan kulit yang teriritasi.

3. Menggunakan obat luar yang dijual bebas seperti krim atau bedak gatal.

4. Menggunakan antihistamin OTC yang dapat membantu mengurangi gejala yang terkait dengan ruam Covid-19.

5. Menghindari menggaruk, hindari melakukan ini, karena dapat meningkatkan risiko infeksi, jaringan parut, atau perubahan pigmentasi kulit.

6. Berkonsultasi ke dokter, dokter akan membantu mengenali cara yang tepat dan bisa meresepkan obat untuk membantu mengatasi ruam Covid-19, ttermasuk kortikosteroid dalam formulasi topikal atau oral. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid Lainnya