Bahkan beberapa pihak menuding negara tengah foya-foya mempercantik pesawat di tengah krisis pandemi Covid-19.
Ngabalin menegaskan, dana perbaikan pesawat tersebut sudah dialokasikan sejak 2019 silam.
"Ini menjadi penting supaya jangan menjadi berita simpang siur, apalagi menyesatkan publik, mengotori ruang publik," kata Ngabalin.
"Ini penting agar tidak merusak ruang publik dengan berita yang menyesatkan."
"Dari 2019 alokasi anggarannya tidak saja cat tetapi dua tadi Selain perbaikan besar dan yang kedua overhaul mereka harus melakukan pemeriksaan," tambahnya. (TribunWow.com/Rilo)