Olimpiade

Hasil Final Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Berhasil Raih Emas

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berpose di podium kampiun bersama medali emas yang diraih usai memenangi laga final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1/2020).

TRIBUNWOW.COM - Hasil final ganda putri bulutangkis Olimpiade 2021, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas, Senin (2/8/2021) siang.

Greysia Polii/Apriyani Rayahu meraih medali emas Olimpiade 2021 setelah mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua set langsung, 21-19 dan 21-15.

Ini adalah emas pertama Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2021. Sebelumnya, Indonesia berhasil mengumpulkan 3 medali dari cabang olahraga angkat besi.

Baca juga: Pelajari Ajang Euro, Copa America dan Olimpiade Tokyo, Pelatih Persib Bandung: Beda Gaya dan Level

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (instagram.com/badminton.ina)

Jalannya Pertandingan

Chen/Jia memulai serve dan menghasilkan poin pertama karena pengembalian yang terlalu keras dari Apriyani.

Tetapi setelah itu, Greys/Apri membalikkan kedudukan menjadi 2-1, backhand Greys salah diantisipasi pasangan China.

Greys/Apri kian percaya diri, mereka meladeni rally panjang Chen/Jia dengan baik dan solid hingga mampu unggul 3 poin, 4-1.

Ganda putri Indonesia peringkat 6 dunia itu bukan tanpa keslaahan, Greys sempat terlalu melebar dalam pengembalian bola.

Namun begitu, Greys/Apri tidak memberikan kesempatan yang telalu lama bagi pasangan China untuk mencetak poin.

Greys/Apri unggul 7-3 dari Chen/Jia.

Pebulu tangkis China Jia Yifan (kiri) melakukan pukulan di samping pebulutangkis China Chen Qingchen dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP)

Chen/Jia begitu aktif dalam menggencarkan serangan untuk meraih poin, mereka menguji pertahanan Greys/Apri sebelum akhirnya memperoleh dua poin dari rally panjang yang diakhiri smash keras dan tajam.

Sebelum interval pertama, Greysia kembali menunjukkan kelihaiannya membaca ruang kosong, backhandnya meluncur deras ke area kosong Chen/Jia.

Greys/Apri unggul pada interval pertama setelah meladeni permainan terbuka Chen/Jia dan rally panjang, 11-8.

Pasangan ganda putri Indonesia bukan tanpa celah, mereka lebih kerap kehilangan poin karena kesalahan sendiri, baik ketika pengembalian bola dan permainan net, 11-11.

Ada momen unik ketika memasuki poin ke-13, di mana raket Jia (ganda putri China) bengkok bahkan hingga rusak.

Halaman
12