Persib Bandung

Skuad Sementara Mantan Finalis ISL 2014 Persib Bandung dan Persipura Jayapura: Mayoritas Berbeda

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persib (kiri) pada postingan Instagram @persib pada Selasa (13/7/2021) dan pemain Persipura (kanan) pada postingan Instagram @persipurajayapura1963 pada 28 April 2020. Persib Bandung unggul atas Persipura Jayapura di era Liga 1 Indonesia.

TRIBUNWOW.COM - Klub mantan finalis Indonesia Super League atau ISL 2014, Persib Bandung dan Persipura Jayapura kini dihuni hampir banyak nama-nama berbeda di dalamnya.

Seperti diketahui, kedua tim, Persib Bandung dan Persipura Jayapura sama-sama tampil apik di ISL 2014.

ISL 2014 menggunakan format yang sangat berbeda dengan era Liga 1 Indonesia.

Jika ISL 2014 menggunakan sistem dua wilayah dengan diisi masing-masing 11 tim, sementara di Liga 1 Indonesia menggunakan format liga 18 tim dalam satu grup.

Alhasil, laga penentuan ISL 2014 ditentukan dengan menggunakan sistem gugur.

Di partai semi final, Persib Bandung sukses menundukkan rivalnya Arema FC dengan skor 3-1.

Tiga gol Maung Bandung berhasil dilesatkan oleh Vladimir Vujovic, Atep dan Makan Konate.

Sementara 1 gol Arema FC berhasil dicatatkan oleh Beto Goncalves.

Persib Bandung telah ditunggu oleh klub Mutiara Hitam, Persipura Jayapura.

Baca juga: 2 Pemain Asing yang Sukses Diorbitkan PSPS Pekanbaru: Sukses di Persib Bandung dan Persija Jakarta

Baca juga: Demi Persib Bandung, Nick Kuipers Tolak Banyak Tawaran Klub: Saya Tidak Sabar Memulai Kompetisi

Persipura Jayapura sukses menundukkan Pelita Bandung Raya di semi final dengan skor 2-0.

Di partai puncak, Maung Bandung tampil agresif meladeni Perspiura Jayapura.

Tak butuh waktu lama, Ian Louis Kabes sukses membuka keunggulan bagi Mutiara Hitam.

Solorannya sukses mengecoh lini belakang Persib Bandung yang dikawal oleh Vladimir Vujovic dan Ahmad Jufriyanto.

Persib Bandung sukses membalas gol dari Persipura Jayapura melalui situasi skrimits.

Tendangan bebas Firman Utina yang mengenai tiang gawang kembali diteruskan oleh Ferdinand Sinaga melalui tendangan salto.

Halaman
123