TRIBUNWOW.COM - Sejak awal pandemi Covid-19 di Indonesia telah muncul berbagai jenis makanan yang dianggap bisa menyembuhkan Covid-19.
Informasi tersebut bisa menjadi kesalahan jika tidak disertai dengan hasil penelitian secara klinis yang dapat membuktikan kebenarannya.
Hal tersebut dinilai berbahaya karena bisa membuat masyarakat lengah dan abai terhadap protokol kesehatan.
Terlebih jika ada informasi dengan narasi bisa menyembuhkan Covid-19 dalam waktu singkat.
Baca juga: Selesai Isolasi Mandiri atau Sembuh dari Covid-19? Kenali Teknik Rehabilitasi untuk Pemulihan
Baca juga: Anak Positif Covid-19? Tak Perlu Diberikan Antivirus dan Antibiotik, Berikut Penanganannya
Ditakutkan pasien Covid-19 yang merasa sehat akan meninggalkan isolasi mandiri sebelum masa isolasi selesai.
Seperti diketahui hingga saat ini belum ada jenis makanan atau obat yang secara klinis dapat mencegah atau mengobati Covid-19.
Beberapa jenis makanan hanya membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu meringankan keluhan yang dirasakan pasien Covid-19.
Tetapi pasien Covid-19 tetap harus menjalani isolasi ketika terpapar Covid-19 dan melakukan konsultasi secara rutin dengan dokter.
Kementerian Komunikasi dan Informasi melalui akun Instagram @lawancovid19_id merilis berbagai jenis makanan yang pernah dimitoskan dapat menyembuhkan Covid-19.
"Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesn di aplikasi chatting," tulis dalam postingan tersebut.
Baca juga: Jangan Kendur, Ini 10 Hal yang Perlu Diperhatikan seusai Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri
Berikut daftar mitos Covid-19 dan makanan yang pernah beredar:
1. Teh herbal dapat mencegah atau menyembuhkan Covid-19
Tidak ada bukti yang mendukung penggunaan teh herbal untuk mencegah atau menyembuhkan Covid-19.
2. Mengkonsumsi probiotik dapat mencegah Covid-19
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang umumnya ditabahkan ke makanan atau digunakan sebagai suplemen makanan untuk memberikan manfaat kesehatan.