Alasannya karena pada saat itu PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi belum mengantongi izin dari pihak berwenang.
Namun untuk Liga 1 2021, PT LIB sudah mengantongi izin dari kepolisian, akan tetapi kompetisi tetap tidak bergulir.
"Tahun lalu liga sempat akan dimulai pada September tapi dua hari sebelum dimulai, seseorang berkata kami tidak bisa memberikan izin," katanya.
Bahkan Robert turut membandingkan kebijakan yang ada di Indonesia dan luar negeri.
Seperti negara Eropa yang sukses menggelar Euro 2020 di tengah Covid-19.
Baca juga: Simak Deretan Gol Jonathan Bauman saat Berseragam Persib Bandung, Mana Paling Bagus?
Namun Indonesia masih melarang kompetisi bergulir, padahal sudah menerapkan protokol kesehatan.
"Seperti yang saya katakan, ini benar-benar terjadi, negara lain sudah mulai menggulirkan liga dan pihak berwenang menyediakan protokol kesehatan. Tidak seperti di sini, di sini sangat berbeda dan kami harus menerimanya," tuntasnya.
Cara Pelatih Persib Bandung Berkontribusi Melawan Covid-19 di Indonesia
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts ikut berkontribusi untuk Indonesia dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan tidak keluar rumah selama penerapan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Sebelumnya Robert ikut meliburkan latihan bersama skuad Persib Bandung saat diberlakukannya PPKM mulai 3-20 Juli.
Termasuk saat diperpanjangnya PPKM hingga Senin (26/7/2021) Robert juga ikut memperpanjang libur skuad Persib Bandung.
Meskipun Robert Warga Negara Asing (WNA), ia terbilang patuh dengan aturan pemerintah Indonesia.
Bahkan selama diperpanjangnya PPKM, Robert hanya berdiam diri di rumah bersama keluarganya.
"Saya harus tetap tinggal di rumah tentunya dan itu juga yang dilakukan dengan keluarga saya. Jadi tidak banyak yang bisa kami lakukan," kata Robert seperti yang dilansir Republik Bobotoh, Minggu (25/7/2021).
Selama berlangsungnya PPKM, beberapa aspek mulai dibatasi untuk menghindari kerumunan dan tentunya membuat masyarakat diam diri di rumah.