Virus Corona

Gejala Anosmia Juga Sering Terjadi saat Flu Biasa, Berikut Bedanya dengan Infeksi Covid-19

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi seseorang mengalami anosmia atau kehilangan fungsi penciuaman dan perasa. Gejala Anosmia Juga Sering Terjadi saat Flu Biasa, Berikut Bedanya dengan Infeksi Covid-19

3. Rinitis (alergi)

Rinitis akibat alergi pada berbagai rangsangan juga bisa menyebabkan anosmia.

Alergi terhadap dingin misalnya dapat membuat hidung meler dan tekanan pada rongga hidung dan saraf di sekitar hidung bisa memicu anosmia.

4. Kelainan Tulang Hidung

Kelainan tulang hidung berupa tulang septum yang tidak lurus akan menghalangi aliran udara ke dalam hidung.

Akibatnya, bau yang berasal dari luar tidak sampai ke bagian hidung, sehingga saraf tidak bisa mengirimkan sinyal ke otak.

Ketidakmampuan mencium bau ini adalah pertanda anosmia.

Bukankah pengertian anosmia itu sendiri adalah ketidakmampuan mengenali bau?

5. Polip Hidung

Polip hidung menjadi penyebab anosmia selanjutnya.

Pertumbuhan polip bisa menghambat aliran udara, sehingga hidung kehilangan fungsi mencium berbagai jenis aroma.

6. Kerusakan Otak atau Saraf

Kerusakan saraf karena penuaan, penyakit seperti kanker otak atau darah tinggi juga bisa menyebabkan gangguan saraf pada hidung.

Ini bisa mengakibatkan si pengidap menjadi tidak bisa mencium aroma tertentu.

Selain itu, kerusakan saraf juga bisa terjadi pada orang yang mengalami kecelakaan atau trauma.

Halaman
1234