Terkini Daerah

4 Fakta Prostitusi Sesama Jenis di Padang, Libatkan Bocah SMP hingga Pengakuan Pelaku

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi siswa SMP di Padang penyuka sesama jenis, dijual oleh pacarnya sendiri untuk melayani pria lain.

A mengatakan, dirinya 'dijual' lewat aplikasi khusus LGBT bernama Walla dan Hornet.

"Pakai aplikasi bernama Wala dan Hornet, di HP Abang (inisial HN)," ujar A.

Ia mengaku, melayani sesama jenis karena masalah ekonomi dan tidak ada uang.

"Waktu itu karena gak ada duit pegangan, dan buat makan saja susah," ujarnya.

Dijelaskannya, dari hasil tersebut, didapatkan uang mulai Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta.

Selanjutnya, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dari makan, beli baju dan keperluan lainnya.

"Yang mesan ada abang-abang dan ada juga om-om," katanya.

4. Kata Polisi

Polresta Padang terus melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, HN terancam penjara karena melakukan pelecehan dan eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

"Sebagaimana diatur dalam pasal 82 Juncto (Jo) 76 E, 76 I, pasal 88 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016, dan sub pasal 292 KUHPidana," terang Rico, dikutip dari TribunPadang.com. (Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terbongkar Prostitusi Sesama Jenis di Padang, Libatkan Bocah SMP, Ini Sederet Pengakuan Pelaku