Ia pun menganggap bahwa cibiran yang diterima akibat perbuatan tersebut merupakan bagian dari perjalanan hidup dan teguran untuknya.
"Kalau aku tau akan terjadi seperti ini mana mungkin aku lakukan.
Ini sudah menjadi takdir & teguran buat aku dan yang lain."
Alih-alih introspeksi diri, Herlin Kenza justru menuding ada pihak yang sengaja membesarkan masalah tersebut.
Hingga akhirnya, kasus kerumunan di pasar tersebut terendus polisi dan ramai diberitakan media.
"Dan yang paling utama, Aku tau ada orang di balik semua ini.
Ada orang yang mungkin tidak menyukai aku atau pihak lain yang ada di lokasi tersebut
Dan melaporkan kejadian kemarin. Tapi, Gpp.. Aku iklas kok.
Semoga untuk kamu yang telah sengaja melaporkan kejadian kmren selalu dalam lindungan allah," beber Herlin Kenza.
Herlin Kenza yang juga merupakan TikTok konten kreator berjanji akan memberi klarifikasi terkait masalah tersebut.
Namun, ia merasa bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat lantaran masih selalu dituding salah.
"Buat kalian para followers ku tersayang yang aku sangat mencintai kalian.
Mungkin belum saatnya aku berbicara sekarang. Karena percuma apa yang aku bilang pasti salah semua
Tapi aku janji akan klarifikasi masalah ini sampai tuntas.
Aku warga indonesia. Dan aku juga tau aturan-aturannya," pungkasnya.