TRIBUNWOW.COM - Sosok mantan anggota DPRD Tapanuli Tengah, Awaluddin Rao, baru-baru ini viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, Awaluddin Rao merupakan pengemudi viral yang sempat mengaku ditusuk matanya oleh petugas PPKM di Padang, Sumatera Barat.
Awaluddin sempat membuat narasi bahwa dirinya dilukai petugas di bagian matanya hingga berdarah-darah.
Baca juga: Ganjar Pranowo Tak Tega PPKM Darurat Diperpanjang: Masyarakat Berat, Makanya Boleh Nggak Boleh Saja
Namun, insiden tersebut ternyata hanyalah drama yang dibuat-buat oleh Awaluddin.
Pria paruh baya itu akhirnya mendatangi Kantor Kepolisian Resor Kota Padang, Minggu (18/7/2021).
Ia datang dengan kesadarannya sendiri untuk memberi klarifikasi dan meminta maaf.
"Kedatangan saya ke sini secara pribadi tidak ada paksaan, tidak ada juga rayuan dari pihak mana pun," ucap Awaluddin dikutip dari YouTube Polres Padang, Selasa (20/7/2021).
Awaluddin menyesali drama yang dibuatnya telah merugikan aparat.
Ia pun meminta maaf karena video viralnya telah menimbulkan kegaduhan.
Baca juga: Cek Cara Mendapat Bansos PPKM Darurat, Ada BLT UMKM, BST Rp 300 Ribu, hingga Diskon Token Listrik
Baca juga: Sosok Pengusaha Kuliner di Kuningan yang Viral Coret-coret Fortuner Miliknya: Dampak PPKM Darurat
"Terkait kronologis kawan-kawan sudah melihat, tapi kita tidak kembali lagi ke belakang. Kita hanya bagaimana pihak kepolisian ini bisa menjalankan tugasnya," kata Awaluddin Rao.
"Saya juga mohon maaf sedalam-dalamnya apabila dengan viralnya video itu telah sedikit mengganggu konsesntrasi atau menambah tugas dari institusi Kepolisian Indonesia, khususnya Polresta Padang."
"Saya datang atas dasar kesadaran diri sendiri dan tanpa paksaan siapapun untuk menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kepolisian," tambahnya.
Terlihat, Awaluddin datang dengan luka di pelipis kirinya yang telah diperban.
Ia mengklarifikasi keterangannya dalam video viral yang mengatakan bahwa dirinya distusuk petugas hingga matanya buta
Mantan anggota DPRD itu mengaku dirinya hanya panik saat terluka hingga akhirnya membuat pengakuan demikian.