Euro 2020

Presiden UEFA Akui Ada Ketidakadilan di EURO 2020, Sebut Inggris Sangat Diuntungkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inggris berhasil melaju ke final Euro 2020 menantang Italia setelah tundukkan Denmark 2-1 pada Website UEFA Kamis (8/7/2021). Presiden UEFA Akui Ada Ketidakadilan di EURO 2020, Sebut Inggris Sangat Diuntungkan

TRIBUNWOW.COM - Tidak seperti biasanya, pergelaran Piala Eropa atau EURO 2020 menggunakan format yang sangat berbeda.

Hanya saja, format EURO 2020 tersebut mendapat banyak kritik dan juga keluhan.

Ajang EURO 2020 yang saat ini sudah sampai ke babak final disebut ada unsur ketidakadilan.

Kondisi itu bahkan diakui sendiri oleh Presiden UEFA, Aleksander Ceferin yang menyebut bahwa Inggris menjadi negara yang paling diuntungkan.

Para pemain Inggris merayakan gol ke gawang Denmark di babak semifinal EURO 2020 di Stadion Wembley, London, Kamis (8/7/2021). (Instagram/@bukayosaka87)

Baca juga: Covid-19 Hantam Timnas Italia Jelang Lawan Inggris di Final EURO 2020, 3 Orang Posifit Virus Corona

Baca juga: Jelang Final EURO 2020 Italia Vs Inggris, Gareth Southgate Tak Sungkan Puji Kualitas Roberto Mancini

Seperti yang diketahui, pada EURO 2020, terdapat 11 negara sebagai tempat diselenggarakannya pertandingan.

Berbeda cerita pada edisi-edisi sebelumnya yang digelar hanya di satu negara saja, ataupun tuan rumah bersama dua negara.

Seperti misalnya pada gelaran EURO 2016, Prancis menjadi tuan rumah tunggal dan menyediakan 10 stadion untuk menggelar seluruh pertandingan.

Awalnya ada 13 kota di seluruh Eropa yang akan menjadi tuan rumah EURO 2020.

Namun, karena pandemi COVID-19, jumlah tuan rumah EURO 2020 dikurangi menjadi 11 kota, yakni London, Glasgow, Amsterdam, Kopenhagen, Saint Petersburg, Seville, Munich, Baku, Roma, Bucharest, dan Budapest.

Keputusan menggelar EURO 2020 dengan sistem tuan rumah multi-kota pun menuai kritik.

Baca juga: 5 Sifat Gareth Southgate hingga Sukses Bawa Inggris Melaju sampai Final EURO 2020 Lawan Italia

Baca juga: Final EURO 2020 Italia Vs Inggris: Southgate Diminta Ganti Bukayo Saka dengan 2 Pemain Man United

Pasalnya, tim yang mampu melangkah jauh pada gelaran Piala Eropa kali ini hanyalah tim yang memainkan semua pertandingan fase grupnya di rumah sendiri.

Setidaknya ada empat tim yang melangkah jauh karena memainkan tiga pertandingan fase grupnya di kandang sendiri, yakni Denmark, Inggris, Italia, serta Spanyol, dan keempat tim itu lolos ke semifinal EURO 2020.

Bahkan, Inggris bakal memainkan enam pertandingan di kandang sendiri, Stadion Wembley.

Rincian dari pertandingan timnas Inggris di Wembley dalam gelaran EURO 2020 adalah tiga pada fase grup, satu pada babak 16 besar, satu pada semifinal, dan terakhir adalah partai final, di mana timnas Inggris akan berhadapan dengan timnas Italia.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, sadar betul akan besarnya keuntungan dan kerugian yang dialami tim peserta EURO 2020 karena sistem tuan rumah multi-kota.

Halaman
12