Mayjen Agus menyampaikan, anggotanya ingin minta kejelasan seperti apa nasib sang oknum polisi yang kala itu mengadang Praka IG, apakah telah diberikan peringatan atau belum.
"Anggota saya yang datang ke Polres ingin meyakinkan apakah oknum yang bicara di video 'Kalau kamu Paspampres memang kenapa?' Sudah diberi peringatan oleh atasannya, karena ini menyinggung institusi negara," kata Mayjen Agus saat dihubungi, Kamis, (8/7/2021) seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Dalam akun Instagram @infokomando, Kamis (8/7/2021), nampak puluhan pria berbaju hitam berbadan tegap beriringan mengendarai motor.
Nampak juga di sisi jalan, seorang prajurit TNI berbaju dinas memantau pergerakan pria-pria berbadan tegap itu.
Dalam kolom caption, dijelaskan total ada 50 anggota Paspampres yang bergerak mendatangi Polres Metro Jakbar.
Saat itu Kolonel Inf Wahyu selaku Asintel Paspampres kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk meluruskan persoalan.
Setelah berkoordinasi dengan Waka Reskrim Kompol Herjon Silaban, terdapat kesepakatan akan menghadirkan pelaku ke Mako Paspampres untuk minta maaf.
Berikut caption lengkap yang ditulis oleh @infokomando:
"Kericuhan yang terjadi di pos penyekatan Jl. Daan Mogot antara oknum petugas PPKM Polres Metro Jakarta Barat dengan anggota Paspanpres berbuntut panjang.
Sebanyak 50 an anggota Paspampres malam hari bergerak mendatangi Polres Metro Jakbar Jl. S. Parman No. 31 Kel. Slipi Kec. Palmerah, Jakbar untuk mencari pelaku yang telah berbuat arogan kepada Praka Izroi.
Kolonel Inf Wahyu selaku Asintel Paspampres kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk meluruskan persoalan.
Setelah berkoordinasi dengan Waka Reskrim Kompol Herjon Silaban, terdapat kesepakatan akan menghadirkan pelaku ke Mako Paspampres untuk minta maaf."
Kalau Kamu Paspampres Memangnya Kenapa
Video dan kronologi kejadian di anataranya dibagikan oleh channel YouTube Batalyon TV.
Dalam video tersebut, kericuhan terlihat bermula saat petugas PPKM yang melarang Praka IG melintasi lokasi penyekatan bersikap keras.