TRIBUNWOW.COM - Garry Neville, seorang pengamat sepak bola di Inggris untuk Sky Sports menyebut bahwa striker Inggris, Raheem Sterling akan menjadi kunci dalam pertandingan final Euro 2020.
Di balik kegemilangan Harry Kane yang hampir menyusul Cristiano Ronaldo untuk mendapat sepatu Emas, Neville justru mengatakan bahwa Sterling yang bakal menjadi kunci kemenangan Inggris di laga sebelumnya.
"Raheem Sterling luar biasa. Tadi malam, dia brilian dan seperti yang saya katakan dia hanya merobek-robek mereka," ujarnya dikutip dari Sport Bible, Jumat (8/7/2021).
Sterling terbukti tak diganti oleh pelatih Inggris Gareth Southgate ketika dia ingin menambah pertahanan Inggris setelah unggul 2-1 atas Denmark.
Baca juga: Marco Verratti Ungkap Kenangan Buruk dengan Wasit yang Pimpin Final Euro 2020 Italia Vs Inggris
Baca juga: Inggris Terancam Kena Denda dengan 3 Dakwaan atas Insiden di Laga Semifinal Euro 2020
Southgate lebih memilih mengganti Jack Grealish yang baru masuk 35 menit untuk diganti oleh Kieran Tripper.
Dalam konfereni pers Southgate menyebut masih membutuhkan kelincahan Sterling untuk menghadapi Denmark di sisa waktu pertandingan.
Neville memuji Sterling yang tampil berpengaruh di setiap laga Inggris di Euro 2020.
“Tetapi Anda harus mengatakan sekarang dengan apa yang dilakukan Raheem Sterling tadi malam, dia pasti melompat di depan mereka jika dia tidak ada di sana sebelumnya, dia terlalu bagus untuk mereka (Denmark)," kata mantan bintang Manchester United tersebut.
“Dia adalah satu-satunya yang saya rasa belum diistirahatkan, rasanya seperti dia bermain setiap menit, meski saya tahu dia keluar dalam sebuah pertandingan."
Secara statistik pemain yang dicatat UEFA, Sterling dan Harry Kane memang hampir setara di dalam angka.
Sterling bermain 521 menit yang artinya lebih sedikit 8 menit dari Harry Kane dalam Euro 2020.
Sterling hanya lebih unggul soal kecepatan dibanding Kane.
Baca juga: Demi Final Euro 2020 Inggris Vs Italia, Sekolah Dasar Buat Keputusan Viral untuk Para Muridnya
Jika mereka berlari dengan kecepatan penuh selama 1 jam, maka Kane akan tertinggal 3 km di belakang Sterling yang sudah berlari sejauh 33 km.
Secara gol dan asist, Sterling masih di bawah Harry Kane.
Kane mencetak 4 gol tanpa asist dengan15 kali percobaan tembakan ke gawang lawan, sedangkan Sterling baru mencetak 3 gol dan 1 asist dengan 14 kali tembakan ke gawang lawan.