Selain itu, ia juga menanggapi para pakar bola yang seakan-akan telah memprediksi kemenangan Inggris atas Denmark sebelum laga dihelat.
Mereka beranggapan bahwa Inggris akan berhadapan dengan Italia di partai puncak Euro 2020.
Schmeichel memberikan tanggapannya terkait prediksi tersebut dengan menetertawakannya saja.
"Pernahkah pulang? Saya tidak tahu, apakah Anda pernah memenangkannya?" kata Schmeichel pada konferensi pers sehari jelang laga, sembari memberikan senyum mengembang di wajahnya, ketika ditanya apa artinya membawa sepak bola pulang ke rumah.
“Saya belum memikirkan apa artinya menghentikan Inggris lebih dari apa yang akan dilakukannya untuk Denmark," kata Schmeichel.
"Sejujurnya, saya sangat sedikit fokus pada tim nasional Inggris. Itu tidak berarti apa-apa bagi saya."
Kiper berusia 34 tahun tersebut juga menegaskan bahwa Denmark tidak takut Inggris dan mereka tidak takut Wembley.
Ia juga menjelaskan bahwa Denmark lebih baik secara pencapaian di Euro 2020 hingga ke semifinal dan dilihat juga dari 1 gelar Euro yang pernah mereka dapatkan dibandingkan Inggris.
Denmark telah menunjukkan cukup banyak di Euro 2020 untuk memberikan keyakinan pada apa yang dapat mereka lakukan.
Schmeichel juga menambahkan bahwa Denmark memiliki penggemar sendiri untuk dipikirkan.
"Ini lebih dari apa yang akan dilakukannya untuk negara kita di rumah," lanjut Schmeichel.
"Kegembiraan yang akan dibawanya bagi negara berpenduduk hanya lima setengah juta untuk dapat melakukan sesuatu seperti itu atau bersaing dengan negara-negara yang kita lawan.
"Jadi, ya, tidak terlalu memikirkan perasaan Inggris tentang ini."
Schmeichel, salah satu anggota skuad Denmark yang paling berpengalaman dengan 70 caps.
Ia juga telah menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Inggris.
Namun, apa yang ia katakan saat konferensi pers menunjukkan ketenangan dan kepercayaan diri yang berbicara banyak bukan hanya omongan saja.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)