Persib Bandung

Harapan Pelatih Persib Bandung pada Publik Figur yang Ambil Alih Klub Liga 2, Apa Kata Robert?

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts dalam sesi jumpa pers sebelum laga melawan Persija Jakarta pada leg kedua final Piala Menpora 2021, Sabtu (24/4/2021).

TRIBUNWOW.COM - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts berharap publik figur yang ambil alih klub Liga 2 dapat membawa angin segar sepak bola Indonesia.

Sebelumnya terdapat beberapa tokoh yang mengakuisisi klub-klub Liga 2.

Sebagai contohnya Kaesang Pangarep yang mengambil alih Persis Solo, lalu Raffi Ahmad mengakuisisi Rans Cilegon FC, dan ada Atta Halilintar dengan AHHA PS Pati.

Pelatih PSM Makassar Robert Alberts Kritik Operator PT LIB (tribun timur/ilham mulyawan)

Baca juga: Breaking News: Eks Persib Bandung dan Persija Jakarta Gabung Persis Solo, Fabiano Is Red

Robert menilai itu merupakan langkah yang bagus untuk sepak bola Indonesia.

Sebab mereka memiliki niat bagus, sehingga bisa meningkatkan standar klub yang mereka pimpin sendiri.

Menurut Robert, kehadiran mereka bisa berdampak positif bagi kemajuan industri sepak bola Tanah Air.

"Dalam hal ini banyak klub dari Liga 2 beralih kepemilikan dan itu artinya mereka punya niat bagus untuk meningkatkan standar klub di sepak bola Indonesia dan membentuk tim yang tangguh," kata Robert Alberts dilansir oleh Tribun Jabar, Rabu (7/7/2021).

Robert menilai yang terpenting dalam sepak bola adalah bagaimana menjalankan manajemen dengan baik.

Bukan berambisi bagaimana memiliki klub.

"Itu tidak terlalu penting soal memiliki klub, tapi yang penting adalah bagaimana menjalankan klub tersebut."

Sebab memiliki klub sepak bola, tidak berarti bisa menjalankannya dengan baik.

Mereka yang baru memiliki klub membutuhkan pembimbing agar bisa menjalankan manajemen dengan baik.

"Karena kepemilikan tidak berarti kamu menjalankan klub," 

"Kamu butuh pakar untuk melakukan itu." tutur Robert.

Menurut pria asal Belanda itu, waktu yang akan berbicara bagaimana mereka menjalankan klub sepak bola barunya.

Halaman
123