Oleh sebab itu, pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan dukungan khusus bagi prosesi pemakaman.
Rahmat Efendi menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan eskavator TPU Pedurenen untuk membantu proses pemakaman.
Tak hanya itu, jumlah armada ambulans milik Pemkot pun ditambah guna bisa sigap segera menanggulangi korban Covid-19.
"Karena kematiannya meningkat, berarti kan luas meter perseki pasti bertambah, sudah pakai eskavator."
"Sudah tampah ambulans, kita pakai kendali di sini, supaya terurai," imbuhnya.
Baca juga: Fakta Viral Nakes Meninggal Dunia karena Covid-19 di Bekasi, Sedang Hamil hingga Penuh Isak Tangis
Pemkot Langsung Vaksinasi Massal
Dikutip dari Kompas.com, Pemkot Bekasi langsung menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (8/7/2021).
Pemkot Bekasi kali ini menargetkan 50.000 orang tervaksinasi dengan sasaran warga berusia 18 tahun ke atas dan lanjut usia (lansia).
Vaksin yang digunakan dalam vaksinasi masal ini adalah Sinovac.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, vaksinasi massal tersebut dilakukan dalam satu sesi mulai pukul 07.00 WIB.
Warga penerima vaksin yang datang ke stadion telah melewati skrining di kelurahan dan puskesmas domisili.
"Jam 11 siang (ditargetkan rampung), besok kami langsung (satu sesi), tapi tetap pintu masuk diatur per wilayah, insya Allah lancar,” kata Rahmat, Rabu (7/7/2021).
Bagi warga yang ingin melakukan vaksinasi, pendaftaran dilakukan kantor kelurahan domisili dengan membawa fotokopi KTP dan KK tanpa surat pengantar RT/RW untuk KTP Kota Bekasi.
Warga yang tinggal di Kota Bekasi tetapi tidak memiliki KTP Kota Bekasi harus menyertakan surat pengantar RT dan RW beserta fotokopi KTP saat mendaftar ke kantor kelurahan domisili.
Sebagian atikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemkot Bekasi Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 50.000 Warga di Stadion Patriot