TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Italia mendesak suporter Inggris untuk tidak datang ke Italia saat pertandingan perempat final Euro 2020 antara Inggris vs Ukraina.
Pertandingan antara Inggris dan Ukraina akan dilaksanakan di Stadion Olimpico, Roma, Italia pada Minggu (4/7/2021).
Dalam pertandingan sebelumnya saat melawan Jerman, Inggris berhasil memenangkan pertandingan dan merebut hati penggemar mereka.
Baca juga: Kylian Mbappe Tolak Perpanjangan Kontrak dari PSG setelah Gagal Bersama Timnas Prancis di EURO 2020
Baca juga: Gagal Total Bersama Prancis di EURO 2020, Kylian Mbappe Harus Belajar dari 4 Nasib Buruk Ronaldo
Stadion tersebut penuh dengan sekitar 60 ribu orang dan hampir semua, kalau tidak bisa dibilang semua mendukung Inggris.
Otoritas Italia mengkhawatirkan sebagian superter Inggris akan masuk ke Italia mengingat kasus Covid-19 di Inggris masih tinggi.
Dilansir dari Metro, Italia menerapkan aturan karantina selama lima hari bagi orang yang berasal dari Inggris.
Hal itu dilakukan untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Italia.
Sedangkan kemenangan Inggris baru diketahui malam hari tanggal 29 Juni dan mereka akan bertanding tanggal 3 Juli waktu setempat.
Khawatir dengan adanya suporter yang tetap memaksa hadir ke Italia, otoritas Italia mengetatkan keamanan bandara mereka sejak mengetahui Inggris yang akan bertanding di Italia.
Pemerintah Italia juga telah berkoordinasi dengan negara tetangga untuk memperketat pengawasan mereka, demi mencegah suporter Inggirs yang melewati jalur darat via negara tetangga Italia.
Italia telah memperingatkan setiap orang Inggris yang mencoba menyelinap masuk akan didenda jika ketahuan.
Baca juga: Wakil Grup F Tak Tersisa di Babak 8 Besar EURO 2020, Pelatih Hungaria Berikan Sindiran Lucu
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Swiss Vs Spanyol Euro 2020: Morata dkk Sudah Panas, Granit Xhaka Bawa Spirit
“Aturannya jelas dan ringkas, suporter dari Inggris tidak diperkenankan melakukan perjalanan ke Italia," kata Wakil Menteri Kesehatan Italia Andrea Costa dikutip dari The Sun.
“Saat ini ada lima hari karantina, wajib pada saat kedatangan, jadi kecuali mereka tiba sebelum 28 Juni dan menyelesaikan karantina, tidak ada gunanya bepergian ke Roma."
"Mereka yang mencoba dan tertangkap akan didenda dan dihukum."
"Aturan harus dipatuhi dan kami tidak boleh menanggung risiko apa pun."