Persis Solo

Apa Penyebab Ditundanya Liga 2 2021 yang Diikuti Persis Solo? Pihak PSSI Beri Penjelasan

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Latihan perdana skuad Persis Solo setelah libur di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jumat (21/5/2021).

TRIBUNWOW.COM - Liga 2 2021 yang diikuti Persis Solo resmi ditunda hingga akhir Juli.

Padahal Persis Solo sudah jor-joran dalam mendatangkan pemain Liga 1, untuk berkompetisi di Liga 2 2021 mendatang.

Mendengar kabar penundaan kompetisi, Persis Solo menerima dengan lapang dada.

Penggawa anyar Persis Solo, Abdel Khairallah saat uji coba melawan Persika Karanganyar di Stadion Raden Mas Said, Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (23/6/2021). (persissolo.id)

Baca juga: Meskipun Piala Wali Kota Solo 2021 Ditunda, Penggawa Persis Solo Tetap Lakukan Latihan seperti Biasa

Meskipun ada rasa kekecewaan, namun harus menghormati kebijakan PSSI.

Persis Solo mengalami 2 penundaan kompetisi sekaligus.

Pertama perhelatan Piala Wali Kota Solo 2021 yang ditunda secara mendadak, padahal seluruh tim sudah tiba di Solo.

Kedua adalah Liga 2 2021 hingga akhir Juli.

Keputusan Liga 2 ditunda diumumkan langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam konferensi pers virtual yang juga dihadiri Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno, Selasa (29/6/2021).

Alasan penundaan, karena PSSI mendapat surat permintaan penundaan kompetisi dari Satgas Covid-19.

"PSSI telah menerima surat dari Satgas Covid-19 yang ditandatangani Kepala BNPB Ganif Warsito. Isinya permintaan PSSI dan PT LIB untuk menunda pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2," ujar Yunus Nusi, dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.

Pasalnya situasi pandemi Covid-19 di Indonesia sedang mengkhawatirkan.

Kendati demikian dikatakan Sudjarno, apabila angka penyebaran Covid-19 melandai, bisa saja jadwal kick-off kompetisi dimajukan lebih awal.

Baca juga: Penampilan Berbeda Pemain Persis Solo untuk Momen Spesial Pekan Ini, Apa Kata Pasoepati?

PT LIB akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kelanjutan kompetisi.

"Kalau dalam perkembangan tren pandemi turun bisa kemungkinan ada kebijakan-kebijakan lain yang akan maju," ucap Sudjarno dikutip TribunWow.com dari Bolasport.com.

"Kami menyiapkan skema-skema untuk tanggal mengantisipasi hal ini (tren pandemi turun)," tambahnya.

Halaman
123