TRIBUNWOW.COM - Sosok Wakil Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya viral di media sosial karena aksinya yang melanggar protokol kesehatan (prokes).
Dalam rekaman yang beredar, Ardito tampak berjoget di tengah kerumunan tanpa memakasi masker.
Sontak aksi tersebut langsung menuai kecaman sejumlah pihak, terlebih situasi sedang berperang melawan pandemi Covid-19.
Baca juga: Fakta Viral Video Wanita Tanpa APD Gotong Jenazah Ayah yang Positif Covid-19, Ini Penjelasan Kades
Kerumunan itu rupanya sebuah acara hajatan warga di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Minggu (20/6/2021).
Ardito mengaku, orang-orang yang hadir di sana adalah kerabatnya, sehingga ia tidak memperhatikan proses.
"Sebenarnya, saya tidak memperhatikan, karena saya berpikir itu keluarga. Saya mohon maaf kepada masyarakat, kedepannya jika (saya) salah, mohon diperbaiki," kata Ardito, dikutip dari Tribunnews.com.
DilansirTribunlampungtengah.com, video tersebut akhirnya menjadi polemik karena Ardito Wijaya dianggap telah melanggar protokol kesehatan, terlebih dirinya seorang pejabat publik.
Hal tersebut dikatakan Ardito dalam klarifikasinya.
Ardito juga mengimbau agar hajatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan, lantaran masih adanya pandemi covid-19.
"Bahwa saya datang ke sana atas undangan tuan rumah. Namun, saya sudah mengimbau kepada sohibul hajat dan warga agar menerapkan protokol kesehatan," kata Ardito Wijaya saat memberikan pernyataan di rumah dinas wakil bupati, Senin (28/6/2021).
Ardito pun akhirnya minta maaf, dan berjanji ke depannya lebih mawas diri.
Terlebih saat beraktifitas yang melibatkan massa yang banyak.
"Atas peristiwa itu, saya meminta maaf kepada masyarakat Lampung Tengah dan Provinsi Lampung, kepada Ikatan Dokter Indonesia, tenaga kesehatan, serta Pemkab Lamteng," lanjutnya.
Tidak hanya dirinya, Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad juga mengucapkan permintaan maaf.
"Atas beredarnya video (dugaan) pelanggaran protokol kesehatan (Covid-19) oleh Wakil Bupati (Ardito Wijaya) beberapa waktu lalu, saya atas nama pribadi dan Pemkab Lamteng meminta maaf," ujar Musa Ahmad.