Ketika itu, Fadjroel mendekam di Nusa Kambangan sebagai tahanan politik.
Satu di antara aksi Fadjroel yang mengkritik Orde Baru adalah Gerakan Lima Agustus ITB (1989).
Tak hanya itu, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia juga dikenal vokal mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah.
Pada 2009 silam, Fadjroel pernah mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) independen.
Namun, upayanya gagal karena uji materi terkait capres dari jalur independen ditolak di Mahkamah Konstitusi (MK). (TribunWow.com/Anung)
Berita terkait Fadjroel Rachman
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunnews.com dengan judul PROFIL Fadjroel Rachman Calon Dubes RI Kazakhstan, Jubir Presiden Sekaligus Komisaris PT Waskita