Viral Medsos

Kasus Keluarga Pasien Pukul Perawat di Garut, Ternyata Ada Lanjutannya tapi Tak Terekam CCTV

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang perawat berhazmat hendak menuntun pasien menuju ranjang pemeriksaan di Puskesmas Pameungpeuk Garut. Terbaru, kasus ini kini telah berakhir damai karena ternyata pelaku dan korban adalah teman satu SMP.

Ia menyesal dan meminta maaf atas kasus tersebut.

Kendati demikian, proses hukum terhadap pelaku akan terus berjalan.

MR mengatakan, dirinya pada saat itu emosi sehingga spontan memukul sang perawat.

"Saya memohon maaf," kata MR, Jumat (25/6/2021).

"Saya lakukan karena saya emosi dan spontanitas," sambungnya.

Baca juga: Fotonya Dijadikan Meme Perbedaan Orang Kaya dan Orang Miskin, Hotman Paris Beri Ancaman

Kronologi dan Alasan Pemukulan

Dalam video viral tersebut, tampak seorang perawat yang memakai APD menuntun pasien Covid-19 menuju ranjang pemeriksaan.

Pasien itu diikuti seorang pria berbaju hitam yang merupakan keluarganya.

Seusai pasien berbaring di ranjang pemeriksaan, tiba-tiba pria berbaju hitam memukul perawat tersebut.

Baca juga: Tak Hanya Pukuli, Pelaku Pemukulan Perawat di Garut Juga Lakukan Ini ke Korbannya

Kepala Puskesmas Pameungpeuk Tuti Sutiah membenarkan adanya kejadian itu.

"Ya benar kejadiannya malam tadi," ujar Tuti, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (24/6/2021).

Menurut Tuti, pelaku memukul korban karena kesal menunggu sang perawat memakai APD.

Padahal, kata Tuti, pasien yang ditangani kala itu sudah terkonfirmasi Covid-19.

"Perawat sudah sesuai prosedur karena pasiennya terkonfirmasi Covid-19," sambungnya.

Tuti menjelaskan kasus ini kini sudah ditangani Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut.

Halaman
1234