Terkini Daerah

Inilah Pesan 2 Tokoh Papua untuk Generasi Mudanya, Termasuk agar Jangan Terus Mengeluh dan Lemah

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Editor buku “Masyarakat Pancasila” AM Putut Prabantoro bersama Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, di ruang kerjanya, Jayapura, Selasa (22/06/2021) (kanan) dan Editor buku “Masyarakat Pancasila” AM Putut Prabantoro bersamaPangdam XVII / Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, di ruang kerjanya, Jayapura, Selasa (22/06/2021) (kiri).

TRIBUNWOW.COM - Dua tokoh Provinsi Papua masing-masing Kapolda Irjen Pol Mathius D Fakhiri dan Pangdam XVII / Cenderawasih Mayjen TNI Ignasius Yogo Triyono memberikan pesan kepada para generasi muda.

Mereka menegaskan bahwa masyarakat Pancasila harus terwujud di tanah Papua.

Dari rilis yang diterima Tribunwow.com , Rabu (23/6/2021), menurut keduanya, Pancasila harus diimplementasikan di setiap sendi kehidupan masyarakat Papua agar kesejahteraan, kedamaian dan keadilan terwujud.

Editor buku “Masyarakat Pancasila” AM Putut Prabantoro bersama Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, di ruang kerjanya, Jayapura, Selasa (22/06/2021) (HO/TribunWow.com)

Baca juga: Bahas soal The New Normal, AM Putut Prabantoro Sebut Pemerintah Tak Boleh Dibiarkan Jalan Sendiri

Demikian ditegaskan kedua tokoh tersebut dalam kesempatan yang terpisah ketika menerima editor buku “Masyarakat Pancasila” AM Putut Prabantoro, alumnus Lemhannas RI - PPSA XXI.

Buku karya terakhir sesepuh TNI dan mantan Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo itu diserahkan AM Putut Prabantoro, yang juga Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) di masing-masing kantor kedua tokoh tersebut di Jayapura, Selasa (22/06/2021).

Oleh Mathius D Fakhiri ditegaskan bahwa Pancasila itu adalah anugerah bagi bangsa Indonesia termasuk bagi rakyat Papua.

Hanya dengan Pancasila, kesejahteraan, kedamaian dan keadilan akan terwujud di tanah Papua.

Para pemuda Papua darimanapun mereka berasal harus bekerja keras untuk memulai tanpa berhenti untuk mewujudkan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila.

“Ketika dilahirkan, kita tidak bisa memilih tempat kelahiran, siapa orang tua kita, apa suku dan agamnya, siapa saudaranya, siapa tetangga sebagai lingkungan di mana nanti kita semua akan dibesarkan dan juga termasuk apa pekerjaan orang kita."

"Semua yang diberikan saat kita lahir adalah anugerah dan itu semua adalah modal kita untuk hidup."

"Termasuk juga Pancasila sebagai dasar negara kita adalah anugerah bagi kita semua,” tegas pria kelahiran Manokwari ini.

Baca juga: Perkuat Tali NKRI, Ikatan Keluarga Alumnus Lemhannas PPSA XXI Silaturahmi ke Pesantren Darul Quran

Dijelaskan lebih lanjut oleh Mathius Fakhiri yang dibesarkan di Merauke ini, jika Pancasila diimplementasikan, masyarakat Papua yang sejahtera, damai dan adil akan terwujud.

Dengan Pancasila, semua akan mewujudkan hal tersebut dan harus dimotori oleh generasi muda Papua dari manapun mereka berada.

Tanpa terkecuali seluruh generasi muda harus menuju ke kebaikan untuk mewujudkan mimpi Papua yang damai, Papua yang sejahtera dan Papua yang adil dan Papua yang berbudaya.

Namun, masih ditegaskan Mathius D. Fakhiri, mewujudkan mimpi-mimpi itu hanya dapat dicapai jika semua masyarakat menuju ke kebaikan baik secara spiritual ataupun material.

Halaman
12