"Yang salah adalah Presiden Jokowi karena tidak mendidik bangsa ini untuk berpikir, sehingga orang du**u pun akhirnya masuk di dalam lingkaran yang seharusnya dihalangi oleh presiden," terang dia.
Rocky lalu mempersilakan agar Jokowi menampar wajahnya sendiri atau menampar M Qodari.
"Tapi okay itu belum terlambat, silakan presiden tampar mukanya sendiri kalau enggak dia harus tampar Qodari itu," kata Rocky .
"Kan publik tunggu itu, konsistensi presiden."
"Kalau ada orang yang sudah nampar muka masa presiden diam saja, tampar balik dong," sambungnya.
Rocky juga menyindir bahwa sikap dari M Qodari merupakan tamparan sayang terhadap Jokowi.
"Atau ini tamparan sayang sesungguhnya yang ditunggu oleh presiden, kita enggak tahu," pungkas Rocky .
Simak videonya mulai menit ke-2.00:
Bahaya Jokowi 3 Periode
Di sisi lain, pakar komunikasi politik sekaligus Direktur Komunikasi Saiful Mudjani Research and Consulting (SMRC), Ade Armando menilai wacana presiden tiga periode terlalu berbahaya untuk direalisasikan.
Menurut Ade Armando, usul Presiden RI Joko Widodo kembali maju di tahun 2024 justru akan membuat perpecahan di masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Ade Armando dalam acara Prime Talk Metrotvnews, Senin (21/6/2021).
Baca juga: Trending di Twitter Tagar TangkapQodari, Ini Peran Qodari dalam Usulan Jokowi-Prabowo 2024
Ade Armando mengatakan, konflik sangat rawan terjadi di lapisan masyarakat umum.
Sedangkan di kalangan elite, konflik kemungkinan besar dapat diredam.
"Potensi perpecahan di tengah masyarakat akar rumput akibat ide tentang memajukan kembali Pak Jokowi sebagai calon presiden, itu harganya bisa sangat mahal," ungkap Ade Armando.