Wacana Presiden 3 Periode

Kata Pengamat tentang Wacana Jabatan Presiden 3 Periode yang di Sampaikan Qadari: Bisa Chaos

Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi Covid-19 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 17 Juni 2021. Wacana masa jabatan Presiden 3 periode yang diserukan Qodari mendapat kritikan keras dari pengamat.

TRIBUNWOW.COM - Dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat selama tiga periode yang diserukan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menarik perhatian para relawan hingga pengamat.

Satu di antaranya Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin yang ikut menanggapi wacana tersebut.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com pada Selasa (22/6/2021), Ujang mengatakan bahwa jika wacana ini benar diterapkan, maka bisa menimbulkan chaos atau kegaduhan di tengah masyarakat.

"Bisa chaos di situ, ini akan mendapatkan perlawanan dari rakyat," ujar Ujang.

Menurutnya, Pihak yang menginginkan Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju di Pemilihan Presiden 2024 dinilai tidak mengerti arti demokrasi.

Ujang Komarudin mengatakan hasil reformasi jelas membatasi kekuasaan, sehingga seorang presiden menjabat dibatasi dua periode.

Ujang mengharapkan bahwa wacana tiga periode tersebut tidak terjadi.

Menurutnya, jika wacana tersebut benar-benar terjadi, maka akan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Ujang menambahkan, menurutnya Indonesia tidak kekurangan tokoh-tokoh hebat untuk mengisi kursi nomor satu di Indonesia tersebut.

"Tidak kekurangan tokoh hebat, justru bangsa ini terpecah kemarin karena mereka berdua, ucapnya"

"Kita taat pada konstitusi, sehingga pergantian 2024 berjalan mulus, apapun alasannya." 

Selain dari Ujang, penolakan wacana jabatan presiden tiga periode juga ditolak oleh salah relawan Jokowi Mania.

Yakni Ketua umum (Ketum) Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer yang menolak dan mengatakan bahwa wacana tersebut tidak baik bagi alam demokrasi.

"Kami menolak gagasan tiga periode ini, ini tidak baik bagi alam demokrasi," kata Immanuel dikutip TribunWow.com dari Kanal Youtube Kompas TV pada Minggu(20/6/2021).

Tetapi, jika gagasan tersebut hanya menjadi bahan diskusi, Immanuel masih bisa menerimanya.

Halaman
1234