"Selama di perjalanan itu pun kami sempat ngobrol," ucapnya.
Hingga sampai di lokasi, pelaku meminta memutar balik karena dirasa itu bukan tujuannya.
Sampai di tengah sawah, tangan pelaku tiba-tiba membekap korban dengan erat.
"Pas sampai di tengah sawah, tangan penumpang ini tiba-tiba membekap saya dengan erat dari belakang," katanya.
Bekapan yang kuat tersebut membuat Yadi tak bisa mengontrol laju motornya hingga terjatuh.
Saat jatuh, dengan menjepit badan korban, pelaku meminta korban untuk menyerahkan handphone, motor dan uang.
Jika tidak menyerahkan, korban akan dibunuh.
"Dalam keadaan jatuh itu dia mengancam saya kalau enggak memberi motor, ponsel, dan dompetnya akan dibunuh," lanjut Yadi.
"Ya sudah saya berikan saja, karena saat dijepit badan saya lemas sekali."
Setelah merampas, pelaku membawa kabur motor korban.
"Itu motor saya beli 2014 dan dia juga membawa uang saya yang ada di dompet berjumlah sekitar Rp 900 ribu," ujarnya.
Sementara kasus pembegalan yang mengakibatkan Yadi kehilangan harta bendanya kini sudah ditangani dan masih dalam proses penyidikan Polsek Baki bersama dengan Satreskrim Polres.
Termasuk meminta keterangan dari korban di kantor polisi untuk mengungkap ciri-ciri pelaku.
"Laporan sudah kami terima dan pelaku kami kejar," terang Kapolsek Baki, Iptu Azhar Hilmi.
(TribunWow.com/Krisna)
Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribun Solo dengan judul Kakek Driver Ojol yang Dibegal Nasibnya Berubah 360 Derajat, Tak Ada 24 Jam Dapat Bantuan Motor Baru dan Dicari Polisi : Begal yang Tega Rampas Motor dan Hajar Kakek Ojol hingga Terluka di Baki Sukoharjo