TRIBUNWOW.COM - Sebuah kejadian lucu terjadi ketika Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor, Rabu (2/6/2021).
Pada kunjungannya itu ia menemukan adanya seorang siswa bernama Daniel Stephan Nadapdap yang kebingungan ketika ditanyakan nama-nama pimpinan di Polri atau nama-nama Kapolda.
Mengenai hal tersebut, Irjen Fadil mengakui pernah merasakan hal serupa.
Baca juga: Momen Lucu Siswa Sekolah Polisi Gelagapan Ditanya Nama-nama Kapolda: Siap, Lupa Jenderal
Hal tersebut disampaikannya lewat akun Instagram @kapoldametrojaya, Kamis (3/6/2021).
Pada unggahannya itu, dulu saat masih menjadi prajurit Taruna, Irjen Fadil pernah lupa nama ayahnya sendiri.
Kala itu ia ditanyakan oleh pimpinannya untuk menjawab siapa nama ayahnya sendiri namun lupa karena gugup.
Irjen Fadil bercerita, pada saat masih berstatus sebagai siswa, hal-hal sederhana menjadi rumit karena fisik dan mental ditempat hingga batas maksimal.
Cerita lain yang dibahas oleh Irjen Fadil adalah dulu dia selalu membawa pulang kerupuk rempeyek yang ia sembunyikan di saku celana PDL.
Irjen Fadil menyampaikan, kerupuk itu ia makan saat rekan-rekannya yang lain terlelap tidur namun akhirnya tetap ketahuan karena suara kerupuk yang berisik ketika dimakan.
Terakhir, Irjen Fadil juga menuliskan pesan kepada para siswa SPN agar dapat menjadi prajurit yang baik.
Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Irjen Fadil di akun @kapoldametrojaya:
"KUNJUNGAN KE SPN POLDA METRO JAYA
Kemarin saya mengunjungi SPN Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor.
Sembari memeriksa barisan siswa-siswa,
Saya refleks saja menanyakan beberapa pertanyaan kepada siswa.
Tepat pada Daniel Stephan Nadapdap yang asal Kalimantan Utara saya tanya siapa nama kapoldanya, tentu itu wajib dia ketahui. Tapi yang bersangkutan lupa. Saya kejar lagi, karena sekolahnya di Polda Metro Jaya saya tanya lagi siapa Kapoldanya dia juga ga tahu. Karena sebagai siswa asal Kaltara sekolah di SPN Polda Metro Jaya, dua itulah bapaknya.
Ini bukan tanpa sebab, saya baru tersadar saya tergerak oleh alam bawah sadar pengalaman masa lalu sebagai prajurit Taruna. Saya punya pengalaman pribadi, yang serupa tapi tak sama. Saat pemeriksaan pimpinan menanyakan siapa nama Ayah saya. Saya benar-benar lupa. Totally blank. Nervous alias gugup.
Yaa, begitulah namanya menjadi siswa, banyak hal sederhana tetapi terkadang menjadi rumit karena banyaknya kegiatan dan banyak tekanan psikologis.
Kita digembleng bukan hanya intelektualitas, kepemimpinan, dan fisik. Namun juga mental. Siswa diberi beban yang memberikan tekanan (push) sampai kepada limit masing masing sebagai manusia. Semuanya untuk menjadi bekal menjadi bayangkara negara.
Dulu masih AKABRI namanya. Kita digabungkan para casis calon siswa dr AD,AL,AU dan Kepolisian.
Saya ingat, setiap makan saya selalu membawa pulang kerupuk rempeyek diletakkan di saku celana PDL.
Hal ini ternyata menjadi sesuatu yang begitu indah karena ketika kawan-kawan terlelap tidur, saya kemudian memakan rempeyek itu dan seluruh Taruna terbangun dan paham betul bahwa itu suara kerupuk rempeyeknya Fadil.
Kemudian semua menyerbu saya dan meminta bagian. Indah sekali, masa-masa ketika menjadi prajurit Taruna.
Itulah yang melatar belakangi kejadian kemarin bersama casis Daniel.
Selamat belajar dan bertugas adikku Daniel. Saya yakin kau dan kawan-kawan seangkatan jika mengerjakan semua materi pendidikan akan berhasil menjadi Bhayangkara negara yang baik.
Mudah-mudahan kau tak ambil rempeyek serupa. Karena menu gizi sekarang sudah lebih terpenuhi dari pada menu gizi semasa kami kami dahulu. Bravo!"
Baca juga: Viral Video Pesta Seks di Bali Diperankan 3 Pria dan 2 Wanita, Pemeran Bule dan Warga Lokal
Siap, Lupa Jenderal!
Sebelumnya diberitakan, momen lucu terjadi saat Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengajak ngobrol seorang siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) bernama Daniel Stephan Nadapdap.
Daniel gelagapan tak bisa menjawab pertanyaan Irjen Fadil ketika ditanya nama-nama Kapolda.
Lucunya lagi, Daniel sempat tak menyadari orang yang menanyakannya adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil.
Baca juga: Viral Nota Mi Instan di Puncak Rp 54 Ribu Disebut Salah Hitung, Camat Minta Pegawai Dibina
Video yang menampilkan kejadian lucu itu diunggah dalam akun Instagram @poldametrojaya, Kamis (3/6/2021).
Awalnya Irjen Fadil menanyakan hal-hal mendasar seperti nama dan asal siswa SPN tersebut.
"Namamu siapa?" tanya Irjen Fadil.
"Siap, Daniel Stephan Nadapdap, jenderal!" jawab Daniel dengan tegas.
"Dari mana?" tanya Irjen Fadil lagi.
"Siap, dari Kalimantan Utara, jenderal!" saut Daniel.
Kemudian Irjen Fadil langsung mengetes wawasan Daniel dan menanyakan siapa nama Kapolda Kalimantan Utara.
"Kapolda Kalimantan Utara siapa namanya?" tanya Irjen Fadil.
Daniel nampak diam tak berkutik menghadapi pertanyaan tersebut.
"Enggak tahu?" ujar Irjen Fadil kepada Daniel.
Daniel akhirnya mengaku tidak tahu.
"Siap, lupa jenderal!" kata Daniel.
"Siap, salah jenderal!"
Irjen Fadil lalu kembali mengetes Daniel dan kali ini menanyakan nama Kapolda Metro Jaya.
"Kapolda metro jaya?" tanya Irjen Fadil.
Daniel lagi-lagi hanya bisa terdiam.
"Siap!" ucap Daniel lalu terdiam lama.
Daniel tidak sadar bahwa orang yang menanyakannya adalah sang Kapolda Metro Jaya itu sendiri.
"Tahu enggak? Enggak kenal ya?" kata Irjen Fadil.
"Lupa juga?"
"Siap!" saut Daniel.
Irjen Fadil lalu menanyakan lagi seputar Kapolda Metro Jaya.
"Sudah pernah bertemu belum sama Kapolda Metro?" tanya Irjen Fadil.
"Siap, belum jenderal!" jawab Daniel.
"Kapan mau ketemu?" ucap Irjen Fadil.
"Kapan rencananya mau ketemu sama Kapolda Metro?"
"Siap hari ini jenderal!" jawab Daniel secara tegas.
Irjen Fadil lalu menanyakan di mana Daniel ingin bertemu dengan Kapolda Metro Jaya.
"Siap, SPN (di SPN) jenderal!" kata dia.
"Iya di mana, hari ini di mana?" tanya Irjen Fadil lagi.
Kali ini Daniel baru menyadari bahwa orang yang dari tadi berbicara dengannya adalah Kapolda Metro Jaya.
"Siap, di samping saya jenderal!" kata Daniel.
Suara tawa terdengar dari para petinggi-petinggi Polri yang hadir di SPN Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor, pada Rabu (2/6/2021).
"Kenalan dulu kita, perkenalkan saya Kapolda Metro Jaya, senang bertemu dengan bapak," kata Irjen Fadil kepada Daniel.
"Siap!" jawab Daniel singkat dan disambut gelak tawa dari para polisi yang hadir di sana.
Baca juga: Mutilasi Istri Orang seusai Bersetubuh, Pelaku Ingat Kata Terakhir Korban: Tolong, Sakit, Sayang
Hingga berita ini dibuat, video itu sudah ditonton hingga 2,9 ribu warganet.
Banyak warganet ikut tertawa melihat momen tersebut.
"Lucu jadi nya. Tetap semangat om," tulis @afdhal_desdi_nofrizal.
"asli ngakakkkk.....siappppp pak kapolda baik bgt..diajak becanda," ujar @peggypandeanaoijs.
"Panik gak .... Yaa paniikk laaa ..." tulis @ageng.113.
"Hahahhaha....dia akan ingat seumur hidupnya soal pertanyaan ini," kata @rusdam14.
"Yg di tanya jawaban nya ada di depan," ujar @pakpahanmawati.
"Mantap, harusnya yg seperti ini yg di tonjolkan oleh kepolisian terutama di media sosial, merasa adem, terasa bahwa kepolisian itu sahabatnya masyarakat, yg nonton jg jadi senyum2 sendiri," tulis @rayhusni.
Simak videonya:
(TribunWow.com/Anung)