TRIBUNWOW.COM - Madi, korban yang selamat dari kecelakaan bus di Jalan Lintas Timur Palembang - Jambi Km 214 Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan memberikan kesaksian.
Dia mengatakan bahwa saat diganti oleh sopir pengganti, bus seperti melayang-layang saat berjalan.
"Sopirnya ganti waktu istirahat makan, jadi waktu yang baru bawa mobil ditikungan pertama saja menurut dia sudah melayang," ungkap Madi dikutip dari Tribun Sumsel pada Kamis (27/5/2021).
Baca juga: Kecelakaan Maut Bus PO Sambodo Rute Padang-Jakarta, 4 Orang Tewas, Ini Kesaksian Penumpang
Baca juga: Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Pikap Rombongan Ibu-ibu Arisan Alami Kecelakaan Maut, 8 Orang Tewas
Karena khawatir mengerem mendadak jadi saya bereskan barang, saya lanjut tidur kemudian mobil melayang dan terguling ke sebelah kiri,”
Bus dengan rute Padang - Jakarta tersebut mengalami kecelakaan pada Kamis (27/5/2021).
Rani (28), seorang penumpang yang selamat juga memberi kesaksian.
Menurutnya bus sudah mengalami oleng saat tikungan awal yang ke kiri, jadi sopir seperti tidak bisa mengenalikan bus tersebut.
"Jadi waktu ditikungan kekanan oleng jatuh kekiri, saya belum tidur, baru sekitar 10 atau 15 menit gitu dari rest area,"ungkapnya,
Diketahui jumlah korban meninggal dunia ada empat orang, tiga anak-anak dan satu dewasa.
Masing-masing adalah Doya Aprilia binti Amri (28) warga Sumatera barat (Sumbar), AZ Herina binti Herman Surya (9) warga Moto Solok Sumbar,
NF (7) warga Desa Kerocong Kecamatan Jati Uwung Kota Tangerang dan HH (11) warga Sumbar.
Herman ayah dari salah satu korban yang juga mengalami kecelakaan dalam busnya tersebut sudah memiliki firasat tidak enak.
"Pada saat pertama mau berangkat saja penumpang sudah tidak enak hati. Karena mobil yang dipesen apa, malah dioper-oper ke mobil kedua," ujarnya.
Herman menambahkan, dia yang saat itu duduk dikursi bagian tengah berusaha menyelamatkan si buah hati yang duduk paling kiri.
Namun karena cepatnya bus tersebut oleng, ia gagal dan harus rela kehilangan si buah hati.