Terkini Nasional

Data Peserta BPJS Kesehatan Bocor, Siapa Sosok Kotz yang Klaim Punya Jutaan Data Penduduk Indonesia?

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam tayangan YouTube Kompastv, Jumat (21/5/2021). Dedy menjelaskan sosok akun Kotz yang bocorkan data peserta BPJS Kesehatan.

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakui adanya kebocoran data penduduk yang dapat diakses secara umum.

Data tersebut dicuri dan diperjualbelikan oleh akun bernama Kotz melalui situs Raid Forums.

Adapaun data yang diperjual belikan tersebut diduga berasal dari data peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

BPJS Kesehatan (BPJS Kesehatan)

Baca juga: Rekam Jejak Situs Raidforums: Dulu Bocorkan Data Tokopedia, Kini Giliran BPJS Kesehatan

Baca juga: Apa Itu Raid Forums? Tempat Ditawarkannya 100 Ribu Data Peserta BPJS Kesehatan secara Gratis

Pihak Kominfo langsung melakukan penyelidikan dan mendapati ada 102 ribu data yang bocor.

Sementara itu, terkait akun Kotz yang menjual data tersebut Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi menyebutnya sebagai reseller.

Sang pemilik akun belum tentu merupakan sosok yang telah menjebol data milik pemerintah.

Ia bisa saja hanya menjual setelah membeli langsung dari pihak lain.

"Kalau boleh disampaikan secara lebih detail hasil investigasi Kominfo, itu memang yang namanya Kotz adalah reseller," kata Dedy Permadi dilasir kanal YouTube KompasTV, Sabtu (22/5/2021).

"Dia pembeli sekaligus penjual, kalau kita menelusuri jejak digital yang selama ini ada."

"Jadi dia membeli kemudian menjual kembali, dia bisa saja menjadi hackernya sekaligus tetapi bisa saja juga bukan."

Dedy menyebutkan bahwa Kotz menggunakan tiga situs pembagi data agar orang dapat mengunduh data tersebut.

"Kami mengidentifikasi lebih jauh bahwa Kotz itu menggunakan setidaknya tiga tautan file sharing untuk mendownload data tersebut," ujar Dedy Permadi.

"Yang pertama ada bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com."

Namun, Kominfo telah berupaya agar data tersebut tak bisa lagi diakses dengan melakukan pemblokiran.

Dedy mengklaim bahwa saat ini pihak yang ingin mengunduh dari situs tersebut sudah tak bisa mengakses data yang dijula oleh Kotz.

Halaman
123